Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Debit Sungai Meningkat, Proyek Jembatan Jongbiru Kediri Terus Dikebut

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 25 April 2024 | 18:22 WIB
Pekerja proyek Jembatan Jongbiru membendung air Sungai Brantas. Hujan lebat menyebabkan debit air mengalami peningkatan.
Pekerja proyek Jembatan Jongbiru membendung air Sungai Brantas. Hujan lebat menyebabkan debit air mengalami peningkatan.

KEDIRI , JP RADAR KEDIRI - Debit Sungai Meningkat, Proyek Terus Dikebut Jembatan Jongbiru merupakan salah satu akses ke Bandara Dhoho. Pasca ambrol 2017 lalu, jembatan yang menghubungkan Kabupaten dan Kota Kediri itu kembali dibangun. Untuk menunjang operasional bandara, proyek tersebut terus dikebut. Kendala yang dihadapi saat ini adalah debit Sungai Brantas yang tinggi

Meningkatnya debit air sungai tidak membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri kendor. Segala upaya dilakukan agar proyek bisa segera dirampungkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengatur volume air melalui pintu air Bendung Gerak Waru Turi.

"Saat ini intensitas hujan masih tinggi, menyebabkan debit air meningkat. Perkiraan cuaca seperti ini akan terjadi hingga Mei nanti," terang Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama.

Menurut Irwan, tingginya debit air Sungai Brantas ini mengganggu pemasangan pilar jembatan yang berada sisi Desa Jabon, Kecamatan Banyakan. Kondisi ini membuat target penyelesaian proyek bisa mundur dari rencana sebelumnya.

"Sekarang masih ada kendala dewatering (pengontrolan air, Red) di P2 (pilar sisi Desa Jabon, Red)," lanjut Irwan.

Agar proyek tetap berjalan, pelaksana harus melakukan beberapa upaya pengaturan debit air. Yakn pembendungan dan penambahan pompa air untuk menguras sungai. Lalu menambah diesel. Semula ada 11 diesel kini ditambahkan menjadi 15 diesel . Hal tersebut harus dilakukan untuk mempercepat pengurasan air di titik pemasangan pilar.

Untuk diketahui, proyek pembangunan Jembatan Jongbiru dikerjakan oleh PT Dwi Mulyo Lestari. Anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini sebesar Rp 25,46 miliar. Jembatan ini nantinya akan menjadi salah satu akses penting ke Bandara Dhoho dari arah utara. Serta membantu mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan Kota Kediri di Semampir dan Mrican.

Jembatan sepanjang 133,94 meter ini dibangun dengan lebar 9 meter dan menggunakan rangka baja. Sama seperti Jembatan Wijaya Kusuma di Ngadiluwih.

Masyarakat Jongbiru berharap proyek ini segera selesai. Sehingga nantinya dapat kembali memulihkan perekonomian warga.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kabupaten kediri #Dinas Pekerjaan Umum #bandara dhoho #proyek #jawa pos