Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Persik Kediri vs Bhayangkara FC, Skuad Macan Putih Usung Misi Tumbangkan The Guardian

Emilia Susanti • Jumat, 20 Februari 2026 | 15:00 WIB
Ernesto Gomez, pemain asing Persik Kediri.
Ernesto Gomez, pemain asing Persik Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Malam ini Persik Kediri akan bersua Bhayangkara Presisi Lampung FC. Laga di Stadion Brawijaya, Kota Kediri ini diprediksi akan berjalan sengit. Mengingat tim berjuluk The Guardian tersebut bukanlah tim sembarangan.

“Ini pertandingan yang sulit,” aku Head Coach Persik Kediri Marcos Reina Torres. Terlebih, Bhayangkara FC banyak mendatangkan pemain berkualitas di putaran kedua kompetisi. Menurut Marcos, lini depan The Guardian wajib diwaspadai.

Namun, hal itu tidak menyurutkan niat Marcos untuk meraih poin penuh. Apalagi dia merasa bahwa anak asuhnya berada dalam tren positif.

Belum ada kekalahan di tiga laga terakhir. Dia yakin bahwa Ezra Walian dkk akan menunjukkan performa yang lebih baik di setiap laga.

“Kami juga bermain di kandang sendiri. Jadi kami akan berusaha meraih tiga poin,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Untuk mengamankan poin, dia mengaku terus memperbaiki sektor pertahanan Macan Putih. Pasalnya, dia sendiri menyadari apabila lini belakangnya masih rentan. Itu dibuktikan dengan tak adanya catatan clean sheet selama dia menakhodai Persik Kediri.

Marcos mengaku sangat menyayangkan harus kebobolan lewat skema goal kick saat melawan PSIM Yogyakarta. “Saya yakin setiap pertandingan kami akan lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Persik Kediri memang mendapatkan lampu hijau untuk bermain di Stadion Brawijaya.

Namun hal itu tak menghindarkan Persik dari persoalan lapangan. Pasalnya, saat hujan, genangan air masih menghantui jalannya laga.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo mengaku tak bisa berbuat banyak saat hujan mengguyur stadion.

Bahkan dirinya hanya bisa pasrah. Meski begitu, pihaknya tidak diam ditempat. Tetap ada antisipasi yang dilakukan bila situasi terburuk tersebut datang. “Mobil tangki penyedot air itu tetap ada,” tegas pria yang mendapat julukan Widodo Hunter itu.

Editor : Andhika Attar Anindita
#persik kediri #the guardian #macan putih #bhayangkara fc