KEDIRI, JP Radar Kediri– Pihak ILeague telah menyelesaikan inspeksinya di Stadion Brawijaya pada Kamis (13/11) malam.
Sasaran inspeksi tersebut tidak lain adalah pencahayaan di lapangan. Jika nanti intensitas cahayanya memenuhi regulasi, asa Macan Putih untuk menggelar laga malam hari dapat terwujud.
Kendati demikian, manajemen belum menerima hasil verifikasi tersebut hingga Sabtu (15/11) siang.
Tak ayal, kondisi ini membuat segenap keluarga besar Persik Kediri harap-harap cemas. “Masih belum,” kata Ketua Panita Pelaksana (Panpel) Persik Kediri Tri Widodo.
Pria berkumis itu menduga hasil verifikasi itu akan diterima pada minggu depan. Mengenai hasilnya nanti, pihaknya berharap Persik Kediri bisa mendapatkan lampu hijau dari operator liga.
Sehingga, skuad Macan Putih tidak perlu lagi melakoni laga usiran. “Harapan kami tetap bisa main di Stadion Brawijaya,” katanya.
Kendati demikian, pria yang karib disapa Widodo itu juga mengaku gelisah. Dia khawatir bahwa perbaikan lampu di Stadion Brawijaya masih belum sesuai dengan standar I-League. Yang mana, intensitas cahaya di lapangan harus mencapai 1.600 lux.
“Kalau masih dinilai tidak layak ya kemungkinan Persik main di Gresik lagi,” tandasnya dengan nada kecewa.
Seperti diberitakan, ILeague tampak mendatangi Stadion Brawijaya pada Kamis (13/11) malam. Tujuannya tidak lain adalah melakukan verifikasi ulang terhadap pencahayaan.
Dalam verifikasi tersebut, pengecekan intensitas cahaya dilakukan di 96 titik. Mulai dari sudut, pinggir, hingga tengah lapangan.
Sesuai regulasi BRI Super League 2025/2026, pencahayaan di stadion harus mencapai minimal 1.600 lux.
Editor : Andhika Attar Anindita