Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Main di Kandang, Persedikab Kediri Tak Mau Remehkan Lawan di Babak 16 Besar Liga 3 Jatim

Karen Wibi • Rabu, 17 Januari 2024 | 17:53 WIB
CAPTION: Persedikab Enggan Entengkan Lawan Bledug Kelud Gelar Latihan Terakhir sebelum Babak 16 Besar Liga 3 Jatim
CAPTION: Persedikab Enggan Entengkan Lawan Bledug Kelud Gelar Latihan Terakhir sebelum Babak 16 Besar Liga 3 Jatim

KEDIRI, JP Radar Kediri- Persedikab Kediri memilih sikap hati-hati. Mereka enggan meremehkan rival di Grup KK, grup mereka di babak 16 besar Liga 3 Jatim. Sebab, semuanya memiliki catatan penampilan bagus di babak-babak sebelumnya.

“Kami tak mau menganggap enteng lawan di babak 16 besar,” ucap pelatih Persedikab Muslim Habibi kemarin.

Wajar bila Persedikab memilih sikap hati-hati. Mereka telah mendapatkan pengalaman yang berharga. Setelah tampil moncer di penyisian pertama-menang enam dari enam pertandingan dengan tanpa kebobolan-mereka sempat tersandung di penyisihan kedua. Yakni ketika kalah dari PS Mojokerto Putra (MP) dengan skor tipis 0-1. Kekalahan yang membuat mereka hanya bisa melaju ke babak 16 besar dengan status runner up.

Padahal, lawan mereka kali ini relatif lebih berat. Ada Persipro 1954 Probolinggo, Perseta 1970 Tulungagung, dan Persewangi Banyuwangi.

Karena itulah Habibi berharap para pemainnya selalu waspada. Mereka tak boleh meremehkan lawan sedikit pun. Bila lengah maka petaka bisa datang dengan cepat.

“Kami akan manfaatkan semua peluang yang ada,” janjinya.

Khusus menghadapi pertandingan perdana di babak 16 besar-melawan Persipro 19534-Habibi menyebut telah banyak persiapan yang dilakukan. Terutama sesi latihan reguler yang terus bergulir hingga saat ini. Kuantitasnya pun bisa dua kali dalam sehari.

Sebab, dali sang pelatih, persiapan harus dilakukan sematang mungkin. Karena lawan yang dihadapi adalah salah satu klub terkuat di kompetisi Liga 3 Jatim. Persipro lolos dengan status sebagai juara grup. Mengoleksi tujuh poin. Yang diperoleh dari dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Meskipun demikian, Habibi bertekad meraih kemenangan di laga perdana. Menang di laga pembuka adalah kunci bagi performa mereka berikutnya. Bila menang jalan akan semakin mudah. Sementara bila kalah maka peluang bisa kian menipis.

Soal taktik? “Kami sudah miliki beberapa taktik. Tentu sudah diperbaiki dari pertandingan sebelumnya,” kilahnya. 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#bola #persedikab #sport