Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Korban Terduga Keracunan MBG di Ngasem Kediri Kembali Bersekolah, Pihak Rumah Sakit Nyatakan Korban Sudah Sembuh  

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Selasa, 5 Mei 2026 | 06:33 WIB
Bupati Dhito Jenguk Pasien Terduga Keracunan MBG di RS Simpang Lima Gumul Kediri.
Bupati Dhito Jenguk Pasien Terduga Keracunan MBG di RS Simpang Lima Gumul Kediri.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Siswa Yayasan Atta’awun Ngasem yang diduga keracunan usai mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) akhirnya kembali bersekolah.

Dari data yang dihimpun, semua korban telah pulang usai menjalani opname di RSUD Simpang Lima Gumul (SLG).

Untuk diketahui, sebelumnya ada enam siswa RA dan MI dari Yayasan Atta’awun yang diduga keracunan MBG.

Lima diantaranya harus opname di RSUD SLG. Sementara satu siswa bisa langsung pulang pada hari pertama (27/4).

Baca Juga: Pemkab Kediri Segera Kebut Jalan Puncak Kelud, Lanjutkan Pembangunan pada Pertengahan Tahun

Direktur RSUD SLG dr Tony Widyanto SpOG (K) mengatakan, bahwa semuanya sudah dinyatakan sembuh dan pulang.

“Rabu (29/4) sudah pulang empat, Kamis (30/4) satu pulang. Jadi sudah tidak ada yang opname,” tegas Tony.

Dia mengatakan bahwa semua pasien sudah sehat. Tinggal dilakukan rawat jalan. Adapun semua siswa juga sudah masuk sekolah.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Kediri Achmad Faiz.

Walaupun sudah pulang sejak Rabu dan Kamis lalu, para siswa belum bisa langsung masuk sekolah.

Sebab, siswa masih pemulihan di rumah. “Hari kamis masih belum masuk sekolah. Masi pemulihan,” terangnya.

Usai pemulihan pascaopname beberapa hari, para siswa tersebut sudah bisa kembali masuk sekolah kemarin (4/5).

“Alhamdulillah, anak yang kemarin dirawat sampun masuk dalam kondisi yang baik dan sehat,” jelasnya terkait kondisi para bocah yang sempat keracunan.

Baca Juga: DPRD Kota Kediri Soroti Optimalisasi Anggaran Pendidikan di Momen Hardiknas, Termasuk Dorong Perbaikan Sarpras

Seperti diberitakan, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan evaluasi ketat terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam kasus dugaan keracunan makanan program MBG di Kecamatan Ngasem.

Bahkan, dia tidak segan menutup permanen SPPG jika terbukti tidak memenuhi persyaratan. Terutama terkait sanitasi dan kelayakan produksi makanan. 

Editor : Andhika Attar Anindita
#prabowo #SPPG #keracunan mbg