Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan Penyebab Kebakaran Gudang dan Toko Kayu di Pesantren Kota Kediri

Hilda Nurmala Risani • Dipublikasikan Rabu, 16 Juli 2025 | 19:54 WIB
MEMBARA: Petugas Damkar berusaha memadamkan kobaran si jago merah yang melanda gudang kayu di Kelurahan Bawang, Pesantren, Kota Kediri Selasa dini hari (15/7).
MEMBARA: Petugas Damkar berusaha memadamkan kobaran si jago merah yang melanda gudang kayu di Kelurahan Bawang, Pesantren, Kota Kediri Selasa dini hari (15/7).

KEDIRI, JP Radar Kediri- Gudang dan toko kayu milik Agus Malik, 50, di Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran pada Senin malam itu (14/7) dipicu korsleting listrik. Hal tersebut dipastikan pihak berwajib setelah melakukan serangkaian penyelidikan kemarin.

“Yang menjadi penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik dari dalam gudang penyimpanan kayu,” tulis Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi saat dikonfirmasi oleh Jawa Pos Radar Kediri.

Sedikitnya terdapat tiga rit kayu yang hangus terbakar di gudang seluas 10 ru tersebut. Harga per ritnya berkisar Rp 2,5 juta.

Tak hanya itu, sebuah motor revo keluaran 2013 juga ludes dilalap si jago merah. Supiyah, 64, tetangga korban mengaku kobaran api sangat besar.

“Saya sedang tiduran di depan televisi. Tiba-tiba ada orang teriak-teriak dan terdengar suara letupan,” jelasnya.

Menurutnya, toko kayu milik tetangganya ini sudah tutup sejak pukul 15.30 WIB. Sehingga ketika peristiwa kebakaran terjadi dipastikan sudah tidak ada orang di dalamnya.

“Kondisinya sudah terbakar dan api semakin membesar,” ucap Supiyah. Warga sekitar ikut membantu memadamkan api.

Sayangnya api sudah terlanjur besar. Sehingga tak bisa dipadamkan dengan alat seadanya. Antisipasi kebakaran semakin meluas. Mereka lantas melaporkan kejadian itu ke petugas damkar.

Sekitar pukul 21.25 WIB petugas Damkar Kota Kediri tiba di lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan pemadaman dan mencari sumber titik api.

Butuh waktu sekitar 5 jam untuk memadamkan api. Sebab barang yang ada di lokasi mudah tersulut api.

“Kami baru selesai penanganan pukul 03.10 WIB,” terang Kepala UPT Damkar Kota Kediri Fanny Eryanto.

Dalam penanganan kebakaran ini pihaknya mengerahkan empat armada. Terdiri dari tiga mobil pemadam dan satu suply.

“Kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta,” tulis Fanny dalam laporan yang dibuat terkait kebakaran ini.

Editor : Andhika Attar Anindita
kebakaran korsleting gudang kayu toko pesantren kota kediri