KEDIRI, JP Radar Kediri- Kecelakaan kereta api di Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri berimbas pada keterlambatan perjalanan KA. Adanya perubahan serta pelayanan KA dan kerusakan pada lokomotif KA Kertanegara membuat PT KAI Daop 7 Madiun meminta maaf.
Hal tersebut disampaikan Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, dalam keterangan siaran persnya pada Senin (10/3).
Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan KA yang terdampak akibat kejadian KA Kertanegara.
KA Kertanegara relasi stasiun Malang-Purwokerto itu menghantam truk di JPL 267 KM 174+816 antara Stasiun Kras-Ngadiluwih. Zainul menegaskan kembali jika kereta api memiliki jalur tersendiri.
Baca Juga: Ini Tanggapan KAI Daop 7 Madiun soal Insiden Kecelakaan Kereta Api Kertanegara di Ngadiluwih Kediri
Karena itu, tidak dapat berhenti secara tiba-tiba seperti kendaraan lainnya. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mendahulukan perjalanan kereta api,” tulis Zainul dalam keterangan persnya.
Ketidakpatuhan terhadap peringatan tersebut dapat membahayakan semuanya. Baik pengguna jalan maupun sarana dan prasarana kereta api.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian