JP Radar Kediri - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran beasiswa Tahap II 2026 untuk jenjang magister dan doktor. Pendaftaran berlangsung sejak 30 sampai 31 Juli 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya.
Program ini terbuka bagi warga negara Indonesia yang memenuhi syarat di masing-masing jalur. Pendaftar dapat memilih perguruan tinggi baik di dalam negeri atau di luar negeri sesuai dengan daftar kampus dan program studi yang ditetapkan LDPD.
Baca Juga: 117 Siswa SMPN 1 Kras Mual, Muntah, dan Diare usai Santap Menu MBG
LPDP Tahap II 2026 dua kelompok utama,yakni:
- Beasiswa STEM Industri Strategis, untuk bidang pangan, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi, semikonduktor, maritim, manufaktur, hilirisasi, serta bidang lain yang mendukung industri strategis.
- Beasiswa SHARE, yang mencakup ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, ekonomi, dan pendidikan.
LPDP memberikan setidaknya 80 persen penerima untuk STEM dan industri strategis terkait, sementara maksimal 20 persen untuk SHARE.
Baca Juga: Inilah Manusuk Sima, Upacara yang Jadi Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Kediri Ke-1.447
Jadwal Seleksi LPDP Tahap II 2026
Penutupan pendaftaran: 31 Juli 2026
Pengumuman seleksi administrasi: 28 Agustus 2026
Seleksi bakat skolastik: 29 September–4 Oktober 2026
Pengumuman seleksi bakat skolastik: 9 Oktober 2026
Seleksi substansi: 14 Oktober–20 November 2026
Pengumuman hasil akhir: 30 November 2026
Baca Juga: Portofolio vs IPK, Mana yang Lebih Penting untuk Fresh Graduate?
Perkuliahan paling cepat: Januari 2027
Calon pendaftar perlu membaca panduan sesuai jalur yang dipilih karena persyaratan dokumen, batas usia, IPK, kemampuan bahasa, dan ketentuan LoA dapat berbeda. Setelah mengisi formulir dan mengunggah dokumen, pastikan pendaftaran sudah dikirim hingga memperoleh kode registrasi.
Baca Juga: Inilah Manusuk Sima, Upacara yang Jadi Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Kediri Ke-1.447
Persaingan LPDP cukup ketat. Pada Tahap I 2026, tercatat 32.794 pendaftar dan 2.753 orang dinyatakan lolos seleksi substansi. Karena itu, pendaftar disarankan tidak menunggu hari terakhir untuk mengirimkan berkas.
Oleh: Hendri Muhrozikin
Universitas Nusantara PGRI Kediri