Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Portofolio vs IPK, Mana yang Lebih Penting untuk Fresh Graduate?

S
Ilustrasi portofolio dan IPK sebagai dua faktor penting dalam proses rekrutmen fresh graduate. (ilustrasi AI)
Ilustrasi portofolio dan IPK sebagai dua faktor penting dalam proses rekrutmen fresh graduate. (ilustrasi AI)

Advertisement

JP Radar Kediri - Mereka yang baru lulus sering kali bingung menentukan mana yang lebih penting untuk ditampilkan saat melamar pekerjaan, IPK tinggi atau portofolio yang kuat. Keduanya penting, tetapi masing-masing melakukan tugasnya sendiri dalam proses rekrutmen.

Sementara IPK menunjukkan pencapaian akademik selama kuliah, portofolio menunjukkan bahwa pelamar dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilannya dalam proyek, magang, penelitian, organisasi, dan pekerjaan pribadi.

Advertisement

IPK Masih Digunakan sebagai Syarat Awal

Ada beberapa perusahaan yang masih membutuhkan minimal IPK untuk lowongan kerja nya . Salah satu lowongan Fresh Graduate Management Training Program yang tercantum di Karirhub Kementerian Ketenagakerjaan, misalnya, mensyaratkan pelamar memiliki IPK minimal 3,00. Selain nilai akademik, perusahaan juga mencari kemampuan komunikasi, analisis, dan pemecahan masalah.

Untuk lowongan trainee manajemen di Karirhub, kandidat harus memiliki IPK minimal 3,00 dan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi, bekerja dalam tim, kepemimpinan, dan siap untuk kebutuhan perusahaan.

Hal ini menunjukkan bahwa IPK masih dapat membantu fresh graduate untuk melewati pemeriksaan administrasi, tetapi nilai tinggi belum cukup untuk menunjukkan bahwa pelamar mampu menjalankan pekerjaan.

Portofolio Menjadi Bukti Kemampuan

Portofolio lebih banyak diperlukan untuk pekerjaan yang membutuhkan hasil karya atau kemampuan teknis. Misalnya, untuk pekerjaan staf desain grafis di Karirhub, kandidat harus memiliki portofolio yang relevan dan menguasai perangkat lunak desain. Untuk magang desain interior, kandidat juga harus memiliki portofolio selain kemampuan menggunakan aplikasi desain.

Portofolio tidak hanya berupa desain, foto, atau tulisan. Mahasiswa teknologi dapat menampilkan aplikasi yang pernah dibuat, mahasiswa komunikasi dapat menyertakan artikel dan kampanye media sosial, sedangkan mahasiswa bisnis dapat menunjukkan analisis pasar atau proyek usaha.

Selain itu, Program MagangHub Kemnaker juga menempatkan pengalaman kerja, sertifikat kompetensi, dan hasil proyek dalam portofolio sebagai bekal fresh graduate untuk meningkatkan daya saing ketika memasuki dunia kerja.

Jadi, Mana yang Lebih Penting?

Tidak ada satu solusi yang cocok untuk semua jenis pekerjaan. IPK biasanya menjadi persyaratan awal, terutama untuk program manajemen trainee, perusahaan besar, atau posisi yang memiliki banyak kandidat. Sementara itu, portofolio harus menunjukkan kemampuan nyata dalam kreatif, teknologi, komunikasi, dan proyek.

Mengumpulkan pengalaman dan hasil karya sejak kuliah adalah cara yang paling aman bagi mahasiswa baru untuk mempertahankan IPK yang stabil. Portofolio dapat berasal dari pekerjaan sekolah, magang, organisasi, kompetisi, sukarela, atau proyek pribadi.

Baca Juga: Titik Panas Melonjak di Kediri Sekitarnya: Nganjuk Jadi Wilayah Terbanyak, Begini Dampaknya Menurut BMKG

Pada akhirnya, portofolio dapat menunjukkan apakah kandidat mampu menerapkan pengetahuannya dalam pekerjaan nyata, sedangkan IPK dapat membantu mereka melalui tahap administrasi.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Breaking News! Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI Usai 7 Tahun Menjabat, Siapa Penggantinya?

Breaking News! Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI Usai 7 Tahun Menjabat, Siapa Penggantinya?

Kabar mengejutkan datang dari Bank Indonesia (BI). Gubernur BI, Perry Warjiyo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah menjabat selama kurang lebih 7 tahun.

Sinergi Lewat CSR, Bank Jatim dan Bank NTB Syariah Bagikan Kacamata Gratis bagi Pelajar

Sinergi Lewat CSR, Bank Jatim dan Bank NTB Syariah Bagikan Kacamata Gratis bagi Pelajar

Memperingati HUT ke-65, Bank Jatim menggandeng Bank NTB Syariah menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR).

Makna Angka 1.147 di Hari Jadi Kota Kediri

Makna Angka 1.147 di Hari Jadi Kota Kediri

Hari ini, tepat hari jadi ke 1.147 Kota Kediri. Ini adalah tahun kedua bagi Kota Kediri di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru: Mbak Vinanda Prames

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer