Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sales Motor Nyambi Pelakor

Hilda Nurmala Risani • Kamis, 14 Mei 2026 | 16:27 WIB

 

Ilustrasi sales motor jadi pelakor. (Afrizal Syaiful M/JPRK)
Ilustrasi sales motor jadi pelakor. (Afrizal Syaiful M/JPRK)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kisah Sudrun dan Yu Minthul ini harus jadi pelajaran bagi semua orang. Terutama agar mereka tidak mudah percaya dengan seseorang yang baru dikenal. Sebab, mereka bisa saja membawa petaka bagi kehidupannya.

          Kehidupan Yu Minthul dan Sudrun awalnya adem ayem. Dengan kondisi ekonomi yang terbilang lebih dari cukup, mereka tidak lagi dipusingkan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah rezeki pernikahan selalu ada. Mulai dari dikaruniai anak hingga bisnis yang berjalan lancar. Bojoku wonge juga ora neko-neko,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Baca Juga: Lambe Tangga Ikut Campur, Yu Minthul Babak Belur

          Yu Minthul dan Sudrun merupakan pengusaha yang cukup mentereng. Selain memiliki toko sembako yang besar. mereka juga punya bisnis food and beverage (FnB) di luar kota. Tak heran jika keduanya sering pergi ke kota-kota besar.

          Kesibukan Sudrun mengurusi bisnis membuat waktunya untuk berkumpul dengan istri dan anaknya minim. Namun, Yu Minthul tidak pernah mempermasalahkan hal itu. “Aku nggak mempermasalahkan waktune sing kurang. Asal bisnis dan bulanan lancar ya wis. Toh, aku nek omah juga sing bagian ngurusi toko. Saling percaya wae,” tuturnya.

Singkat cerita, Yu Minthul meminta tolong Sudrun untuk membelikan motor bagi operasional karyawan. Sebab mobilitas mereka untuk mengantarkan pesanan online cukup tinggi.

Baca Juga: Bojone Pergi Jauh, Yu Minthul Selingkuh

Sudrun pun mengiyakan. Dia lantas bertemu dengan Yu Menik, salah satu sales motor yang cantik dan ramah. Awalnya semua berjalan normal, akhirnya Menik mengetahui jika Sudrun kaya raya dan ingin mendekatinya.

“Aku ngerti yen chatting-an. Tapi pada saat itu bahas motor saja meskipun sing sales lumayan gatel,” gerutu Yu Minthul.

Mengetahui ada yang aneh, Yu Minthul tetap menyambut Menik dengan ramah saat dia datang ke rumah. Bahkan, Yu Minthul juga menyimpan nomor kontak Menik di ponselnya.

Baca Juga: Bojone Medit, Yu Minthul Kesandung Kredit

Seiring berjalannya waktu, bau ketidakberesan semakin tercium menyengat. Terutama saat motor yang dipesan sudah datang tapi Sudrun dan Menik tetap berkomunikasi.

Jika awalnya Yu Minthul tidak mempermasalahkan hal tersebut, belakangan dia mulai penasaran. Semua pertanyaan terjawab setelah Sudrun ketahuan selingkuh. Percakapan dari salah satu kontak dengan nama sales motor, ternyata berisi janjian untuk booking kamar di hotel.

“Aku lemes. Kaget. Wong sing 10 tahun tak percaya tega menghianati aku. Tak sumpahi usahane bangkrut bariki,” omel Yu Minthul.

Baca Juga: Waleh Urip Melarat, Yu Minthul Minta Pegat

Benar saja, satu bulan pisah rumah dengan Yu Minthul, usaha Fnb Sudrun kena masalah. Dia ditipu rekan bisnisnya puluhan juta rupiah dan membuatnya harus mencari modal lainnya.

Sokor aku wes wegah nulungi. Meskipun pegatanku sik proses aku wes ora ana belas kasih nek bojoku. Atiku rasane loro nalika tahu bojo sing tak bangga- banggakan selingkuh. Rasane isin campur lara nalika ketemu wong liya,” tandasnya. 

 

 

 

 

 

Editor : Andhika Attar Anindita
#peh kediri #kecamatan mojoroto #yu minthul #kang dalbo #kota kediri