
KEDIRI, JP Radar Kediri - Kisah Sudrun dan Yu Minthul ini harus jadi pelajaran bagi semua orang. Terutama agar mereka tidak mudah percaya dengan seseorang yang baru dikenal. Sebab, mereka bisa saja membawa petaka bagi kehidupannya.
Kehidupan Yu Minthul dan Sudrun awalnya adem ayem. Dengan kondisi ekonomi yang terbilang lebih dari cukup, mereka tidak lagi dipusingkan dengan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah rezeki pernikahan selalu ada. Mulai dari dikaruniai anak hingga bisnis yang berjalan lancar. Bojoku wonge juga ora neko-neko,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
Yu Minthul dan Sudrun merupakan pengusaha yang cukup mentereng. Selain memiliki toko sembako yang besar. mereka juga punya bisnis food and beverage (FnB) di luar kota. Tak heran jika keduanya sering pergi ke kota-kota besar.
Kesibukan Sudrun mengurusi bisnis membuat waktunya untuk berkumpul dengan istri dan anaknya minim. Namun, Yu Minthul tidak pernah mempermasalahkan hal itu. “Aku nggak mempermasalahkan waktune sing kurang. Asal bisnis dan bulanan lancar ya wis. Toh, aku nek omah juga sing bagian ngurusi toko. Saling percaya wae,” tuturnya.
Singkat cerita, Yu Minthul meminta tolong Sudrun untuk membelikan motor bagi operasional karyawan. Sebab mobilitas mereka untuk mengantarkan pesanan online cukup tinggi.
Baca Juga: Bojone Pergi Jauh, Yu Minthul Selingkuh
Sudrun pun mengiyakan. Dia lantas bertemu dengan Yu Menik, salah satu sales motor yang cantik dan ramah. Awalnya semua berjalan normal, akhirnya Menik mengetahui jika Sudrun kaya raya dan ingin mendekatinya.
“Aku ngerti yen chatting-an. Tapi pada saat itu bahas motor saja meskipun sing sales lumayan gatel,” gerutu Yu Minthul.




