Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kurang Bersyukur, Rumah Tanggane Ajur

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 23 Desember 2025 | 10:00 WIB
Ilustrasi : Afrizal Syaiful M/JPRK
Ilustrasi : Afrizal Syaiful M/JPRK

Aja terlalu membanggakan apa yang dipunya. Sebab namanya hidup akan terus berputar. Terkadang ada di posisi teratas. Namun bisa saja dalam sekejap berada di posisi paling bawah.

Itu dialami rumah tangga Kang Dalbo dan Yu Minthul. Pasangan suami istri (pasutri) yang tinggal di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Dulunya, rumah tangga mereka menjadi impian orang terdekatnya. Selain berkecukupan, juga penuh dengan kasih sayang.

Mbiyen wong-wong neng sekitarku yen rabi pengen nduwe rumah tangga kayak aku lan Kang Dalbo. Rabi nalika wes mateng sembarange. Baik diri sendiri maupun harta benda,” ujar Yu Minthul.

Baca Juga: Ngaboti Selingkuhan, Kelangan Pekerjaan

Ya, Kang Dalbo dan Yu Minthul memang menikah ketika semua dalam kondisi siap. Tak heran ketika menikah kehidupannya serba berkecukupan. Termasuk langsung hamil setelah menikah.

Tak cukup di situ saja, Kang Dalbo juga terkenal gati dengan Yu Minthul. Apa maneh nalika bojone kuwi hamil, apa wae penjalukane pasti dituruti.

Yen ngileng-ngileng rumah tanggaku mbiyen aku seneng banget. Wes nduwe bojo gati, maratuwa juga mbeneh. Kaya-kaya ora ana cobaan uripku,” beber Yu Minthul dengan melempar senyum.

“Ketika anakku lahir pun keluargaku semakin hangat. Bojoku, wong tuwaku lan maratuwa sering dolan neng omah. Membantu mengurusi anakku,” lanjut Yu Minthul, masing mengingat memori indah biyen.

Baca Juga: Gayane Perlente Jebule Kere

Bahkan Yu Minthul melanjutkan hamil anak kedua. Deweke tidak ada trauma karena selama ini sangat dibantu orang-orang sekitarnya. Termasuk nduwe support system kaya Kang Dalbo kuwi.

“Tujuh tahun pernikahan penuh kebahagiaan. Iki rumah tangga sing tak impikan sejak dulu. Penuh kehangatan dan saling pengertian. Meskipun punya banyak kesibukan,” terang Yu Minthul.

Tak jarang Yu Minthul pun membagikan kebahagiaan itu melalui postingan sosial media. Banyak orang yang berkomentar ingin punya kehidupan sepertinya.

Sayangnya semua itu berubah ketika Yu Minthul ingin kembali bekerja kantoran. Deweke merasa butuh kesibukan karena anak-anaknya sudah mulai beranjak dewasa.

“Aku pengen balik kerja neng kantor. Merga biyen aku dadi pegawai bank. Sing pacakane modis lan banyak kesibukan,” omel Yu Minthul.

Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita

Atas diskusi yang alot Kang Dalbo pun menyetujui istrinya yang ingin kembali bekerja. Namun, semenjak Yu Minthul bekerja urusan rumah dan anak justru tidak terawat.

Seringkali Kang Dalbo pulang ke rumah dalam kondisi kosong. Begitupun anaknya yang tidak terurus. “Iki alasan sing gawe bojoku selingkuh. Jarene merga aku kurang merhatekne deweke,” gerutu Yu Minthul.

Yang bikin Yu Minthul semakin sakit hati adalah bojone selingkuh dengan teman kantornya yang kenal baik dengan dirinya. Tak heran Yu Minthul pun langsung menggugat cerai Kang Dalbo.

Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita

Wes kadung lara ati. Yen aku salah kudune diomongi alon-alon bukane selingkuh. Pancene bojoku kurang bersyukur nduwe anak loro ayu tur ganteng, bojone gelem bantu pemasukan rumah tangga. Eh, malah main belakang,” pungkasnya dengan kesal.

Editor : rekian
#radar kediri #kediri #cerai #peh #selingkuh