
KEDIRI, JP Radar Kediri – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri menggelar tes parameter tahap pertama.
Tes untuk melihat kondisi fisik atlet ini berlangsung selama tiga hari. Yakni pada 21 – 23 April 2026.
Pada hari pertama, tes parameter ditujukan terhadap cabang olahraga (cabor) dari jenis permainan.
Contohnya seperti biliar, catur, bridge, dance sport, dan lainnya. Tes ini berlangsung dari pagi hingga sore di Sport Center UNP Kediri.
“Jadi per hari dibeda-bedakan cabornya, menyesuaikan sama kebutuhan,” kata Dwinda Abi Permana, Ketua Pelaksana Tes Parameter.
Dia menambahkan, tes yang dilakukan terhadap cabor jenis permainan, terukur, serta beladiri memang berbeda.
Untuk cabor permainan, tes yang dilakukan meliputi stability, flexibility, aerobic capacity, dan beberapa lainnya. Sementara, bentuk tes yang dijalani seperti lari, plank, sit up, push up, dan sebagainya.
“Cabor permainan itu ada daya tahan kekuatan otot, core-nya, ada kekuatan kaki, kekuatan tangan, macam-macam. Jadi ada berbagai item,” jelas pria yang akrab disapa Abi itu.
Tes parameter ini sekilas tampak mudah. Namun ekspresi atlet seolah berkata lain. Misalnya saat melakukan plank. Untuk beberapa detik mungkin bisa dilalui dengan gampang.
Tetapi, ketika harus bertahan dengan posisi plank untuk beberapa waktu tertentu, wajah para atlet seperti menahan lelah.



