Canggihnya Proses Kontrol Kualitas Kia, Libatkan Robot dan Kecerdasan Buatan

Zebita Rizqi Priyangga • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 17:15 WIB
Kia mengukur hingga 1.000 titik bodi mobil dengan 600 kriteria kualitas. (KIA)
Kia mengukur hingga 1.000 titik bodi mobil dengan 600 kriteria kualitas. (KIA)

JP Radar Kediri – Kerapian panel, presisi pintu, kenyamanan kabin, hingga minimnya getaran pada sebuah mobil ternyata melewati proses pengukuran yang sangat detail sebelum kendaraan tersebut resmi diproduksi secara massal.

Baca Juga: Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Diresmikan, Nilai Investasi Tembus Rp11,6 Triliun

Ribuan Titik Bodi Diukur dengan Ratusan Kriteria

Proses pengecekan kualitas ini dilakukan Kia melalui fasilitas Digital Measuring Center (DMC) di Namyang Research and Development Center, Korea Selatan. Fasilitas ini sanggup mengukur hingga 1.000 titik pada satu struktur bodi mobil berdasarkan sekitar 600 kriteria kualitas, mencakup aspek eksterior, tingkat kebisingan dan getaran (Noise, Vibration and Harshness/NVH), kekedapan terhadap air, hingga fungsi dan kelayakan perakitan.

VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, menjelaskan bahwa setiap titik yang diukur memberikan data penting bagi para insinyur untuk memahami kondisi kendaraan sekaligus menentukan bagian yang masih perlu disempurnakan.

Bodi Mobil Dipindai Secara Tiga Dimensi

Pengukuran struktur dasar bodi dilakukan menggunakan Coordinate Measuring Machine (CMM), di mana sensor presisi membaca koordinat tiga dimensi pada titik-titik yang telah ditentukan untuk mengetahui jarak, kesejajaran, hingga potensi penyimpangan posisi komponen.

Baca Juga: Ingin Pindah ke Mobil Listrik? Simak Dulu Jenis-Jenisnya!

Pemeriksaan kemudian berlanjut ke komponen bergerak seperti pintu dan liftgate. Dalam proses ini, Kia memanfaatkan pemindai optik 3D yang dipasang pada lengan robot, sementara Autonomous Mobile Robots (AMR) bertugas membawa komponen menuju area inspeksi. Setelah seluruh komponen terpasang, kendaraan kembali dipindai untuk mendeteksi penyimpangan yang mungkin terakumulasi, baik dari struktur bodi, komponen bergerak, maupun bagian trim.

Kamera Berkecepatan Tinggi Rekam Ratusan Data per Detik

DMC turut menguji performa komponen saat sedang beroperasi. Kamera berkecepatan tinggi beserta sensor mampu merekam hingga 500 data pengukuran per detik saat pintu atau liftgate dibuka maupun ditutup. Teknologi ini membantu mengungkap perubahan bentuk yang sulit terdeteksi secara kasatmata, termasuk perubahan akibat bobot komponen atau tekanan dari luar.

Baca Juga: Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tetap Kuat, Penjualan Mobil hingga Konsumsi Listrik Kompak Naik

Editor : Shinta Nurma Ababil
Autonomous Mobile Robots (AMR) DMC mobil listrik produksi kia