JP Radar Kediri – Komunitas Vespa perempuan Feminile Kediri berupaya menghapus stigma negatif yang selama ini kerap melekat pada komunitas pecinta Vespa. Salah satu caranya dengan aktif menggelar kegiatan sosial dan berbagi kepada masyarakat.
Penggerak Feminile, Firstyarani Mutya Sari (38), mengatakan masih ada sebagian masyarakat yang memandang komunitas Vespa dengan stereotip tertentu. Karena itu, Feminile berusaha menunjukkan bahwa komunitas Vespa juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Kadang masih ada yang menganggap komunitas Vespa itu negatif. Padahal kami juga sering mengadakan kegiatan sosial dan santunan," ujarnya.
Komunitas yang berdiri sejak Maret 2018 tersebut beberapa kali menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat. Saat Ramadan, anggota Feminile rutin menyalurkan santunan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Selain itu, komunitas yang seluruh anggotanya perempuan itu juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kebersamaan yang bernilai positif. Menurut Firstya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan wajah komunitas Vespa yang lebih dekat dengan masyarakat.
Ia menilai pandangan bahwa dunia Vespa identik dengan perilaku negatif mulai berkurang dibanding beberapa tahun lalu. Masyarakat kini semakin memahami bahwa komunitas Vespa tidak hanya identik dengan touring atau berkumpul semata, tetapi juga memiliki berbagai kegiatan sosial.
"Yang kami ingin tunjukkan, komunitas Vespa perempuan ini kegiatannya positif. Ada santunan, donasi, kumpul-kumpul yang bermanfaat dan saling mendukung sesama anggota," katanya.
Menurutnya, perkembangan komunitas Vespa perempuan di berbagai daerah juga ikut membantu mengubah persepsi masyarakat. Jika dulu perempuan penggemar Vespa masih dianggap tidak lazim, kini semakin banyak perempuan yang bergabung dalam komunitas otomotif.
Firstya berharap masyarakat tidak lagi menilai komunitas Vespa dari stigma lama yang berkembang. Ia mengajak masyarakat untuk melihat langsung berbagai kegiatan positif yang dilakukan komunitas.
"Jangan takut atau menilai aneh-aneh dulu. Kami berjalan di jalur yang positif dan ingin menunjukkan bahwa komunitas Vespa juga bisa memberi manfaat bagi sesama," pungkasnya. (c2)
Editor : Mahfud