Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri Ditutup Mulai 29 Mei, Ini Kata BBPJN Soal Pembongkaran Jembatan Kaliombo 1!

Ayu Ismawati • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 23:57 WIB
BUTUH PERBAIKAN: Jembatan Kaliombo I di Jl Urip Sumoharjo Kota Kediri akan diperbaiki mulai Jumat (29/5) untuk penggantian struktur. (Foto: Wahyu Adji)
BUTUH PERBAIKAN: Jembatan Kaliombo I di Jl Urip Sumoharjo Kota Kediri akan diperbaiki mulai Jumat (29/5) untuk penggantian struktur. (Foto: Wahyu Adji)

KEDIRI, JP Radar Kediri- Jalan Urip Sumoharjo akan ditutup total mulai besok (29/5). Penutupan jalan dilakukan karena Jembatan Kaliombo I yang berada di selatan simpang empat Alun-Alun Kota Kediri itu akan dibongkar.

Usia jembatan yang sudah lebih dari 70 tahun jadi alasan jembatan itu perlu direhabilitasi.

Proyek perbaikan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jatim, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. Lembaga di bawah Kementerian Pekerjaan Umum itu akan melaksanakan pembongkaran jembatan mulai Jumat besok (29/5).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Provinsi Jawa Timur Mahatma Manurung mengatakan, pihaknya akan melakukan penggantian jembatan. Jika semula konstruksinya batu bata akan diganti menjadi box culvert berbahan beton yang lebih kuat. 

“Jembatan itu pembuatan tahun 1950. Kalau di kami ada survei kondisi jembatan yang (skala) angkanya itu 1-5. Dari situ, kondisi jembatan itu berada di angka 3-4 sehingga perlu dilakukan penggantian,” kata Mahatma. 

Baca Juga: Jembatan Kaliombo I Diperbaiki, Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri akan Ditutup Total. Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas yang Disiapkan Dishub Kota Kediri

Usia yang sudah tua ditambah nilai kemantapan jembatan seperti itulah yang membuat penggantian harus segera dilakukan. Terlebih, jembatan itu juga berada di ruas jalan yang padat dan menjadi simpul pusat kota.

“Dengan konstruksi baru dari beton ini, usia teknisnya diproyeksikan sampai 50 tahun,” sambungnya.

Proyek penggantian Jembatan Kaliombo 1 menurut Mahatma juga paralel dengan Jembatan Gondang I di Tulungagung. Kontrak proyek tersebut  ditargetkan berjalan maksimal 240 hari. Mulai Jumat besok hingga 11 Desember mendatang atau hampir 7 bulan. 

“Kami berharap bisa dipercepat. Jadi sebelum momen Nataru (Natal dan Tahun Baru) sudah selesai,” tandas Mahatma. 

Baca Juga: Ini Dia Biang Kerusakan Jembatan Semampir hingga BBPJN Harus Lakukan Pengecoran Beton

Artinya, mulai Jumat besok, mobilisasi alat berat akan mulai berlangsung di kawasan tersebut. Termasuk arus lalu lintas yang akan mulai dialihkan hingga 7 bulan ke depan. 

Diakui Mahatma, lokasi proyek yang berlangsung di salah satu ruas jalan paling padat di Kota Kediri tersebut jadi tantangan tersendiri.

“Nanti akan kami evaluasi setiap dua minggu atau sebulan, bagaimana perilaku arus lalu lintasnya. Kalau memang arus lalu lintas jadi terpusat di satu titik saja, nanti kami coba cari alternatif lain,” beber Mahatma. Dia berharap masyarakat dapat memaklumi perubahan situasi tersebut, demi menunjang keamanan lalu lintas ke depannya.

Sebelumnya diberitakan, rencana penutupan Jl Urip Sumoharjo itu juga telah ditindaklanjuti Dinas Perhubungan Kota Kediri. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, penutupan di sisi utara akan dimulai dari simpang empat alun-alun. 

Baca Juga: Dishub Kota Kediri Akan Tambah Zona Khusus Parkir, Ini Lokasinya!

Sedangkan dari arah selatan, setelah melewati Simpang Tiga Jetis, pengguna jalan masih bisa melintas dengan mengakses jalan-jalan alternatif yang mengarah ke timur. Seperti melewati Jl Corekan Raya atau Jl Kaliombo Raya. Pun mengakses SPBU Alun-alun, meski harus tetap berputar balik.

“Di situ kerap macet karena memang arusnya padat. Kalaupun masih tetap ingin melintas di Jl Urip Sumoharjo, bisa pakai jalan lingkungan,” terang Cholis. (ais/ut)

 

Editor : Ayu Ismawati
Sumber : Radar Kediri
urip sumoharjo dinas perhubungan jembatan kementerian pu bbpjn