Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Unik! Sekelompok "Sniper" Terjun Berburu Ikan di Sungai Brantas saat Momentum Pladu, Begini Keseruannya

Redaksi Radar Kediri • Selasa, 19 Mei 2026 | 23:33 WIB
Kelompok sniper berburu ikan saat pladu. (Imam Fathoni)
Kelompok sniper berburu ikan saat pladu. (Imam Fathoni)

 

KEDIRI, JP Radar Kediri – Momen pladu atau flushing di Sungai Brantas, tepatnya di kawasan Bendungan Waruturi, Selasa (19/5), dimanfaatkan sejumlah warga untuk berburu ikan. 

Tidak hanya menggunakan jaring dan serok, sebagian warga juga tampak membawa senapan ikan rakitan.

Salah satunya iril, 45, warga Sidoarjo, yang datang bersama Komunitas “Team Khusus”. Ia bersama sekitar 11 rekannya sengaja datang ke Kediri setelah mendapat informasi flushing melalui media sosial.

“Kami berangkat dari Sidoarjo jam delapan malam, kumpul dulu di Pom Ciwi, lalu menuju Kediri,” ujarnya saat ditemui di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Kantin Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri Ludes Terbakar, Ini Penyebabnya

Menurut Iril, dirinya sudah menekuni hobi menembak ikan selama empat tahun terakhir.

Senapan yang digunakan pun berbeda dengan senapan angin biasa karena menggunakan sistem pegas karet seperti model yang umum dipakai di Thailand.

“Ini rakitan sendiri. Perawatannya paling di bagian karet dan tarikan pegasnya,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi Sungai Brantas saat pladu cukup baik untuk berburu ikan karena medan tergolong bersih.

Namun, hasil tangkapan kali ini tidak sebanyak pladu sebelumnya. “Hari ini ikannya agak minim. Baru dapat sekitar satu kilo,” katanya.

Padahal, pada pladu di kawasan Monkasel arah Perak, Surabaya, April lalu, dirinya mengaku bisa memperoleh tangkapan hingga 26 kilogram ikan.

Iril menjelaskan, aktivitas berburu ikan biasanya dilakukan hingga menjelang siang. Sebab, saat angin mulai muncul, ikan akan memperoleh lebih banyak oksigen sehingga tidak mudah mabuk dan sulit ditangkap.

“Habis ini mungkin sampai jam dua belas siang saja,” tambahnya. Sebagian hasil tangkapan digunakan untuk konsumsi pribadi, sedangkan sisanya dijual.

Meski menggunakan senapan ikan, Iril mengaku tetap mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar sungai dan bendungan. (c2)

Editor : Andhika Attar Anindita
#sniper #berburu #ikan #pladu