KEDIRI, JP Radar Kediri- Umat tri dharma Kelenteng Tjoe Hwie Kiong bersiap sambut puncak perayaan Tahun Baru Imlek. Cap Go Meh atau malam ke-15 kalender Cina yang jatuh pada Selasa (3/3) malam berlangsung penuh suka cita.
Perayaan itu juga dimeriahkan dengan tradisi lontongan atau menikmati hidangan lontong Cap Go Meh. Tak hanya bersama umat saja, melainkan juga dengan masyarakat lintas agama.
Ketua Yayasan Tri Dharma Kelenteng Tjoe Hwie Kiong Prayitno Sutikno mengatakan, tahun ini umat Tri Dharma Kelenteng Tjoe Hwie Kiong juga akan menjamu tamu dari Forum Komunikasi Perempuan Antar-Umat Beragama (FKPUB) Kota Kediri dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri.
Selain merayakan puncak Tahun Baru Imlek, mereka juga dijamu dalam nuansa buka bersama dengan hidangan lontong Cap Go Meh hingga berbagai takjil.
“Tahun ini kami ada agenda buka bersama dengan teman-teman FKPUB dan FKUB. Jadi sekali-kali buka bersamanya dengan menu lontong Cap Go Meh dan di kelenteng,” ujar Prayitno.
Itu tak lepas dari rangkaian Tahun Baru Imlek tahun ini yang bertepatan dengan bulan Ramadan. Hidangan tersebut sudah menjadi tradisi setiap perayaan Cap Go Meh. Yang sarat makna keharmonisan di tengah keberagaman.
“Maknanya dari bahan yang berbeda-beda, tapi bisa jadi satu hidangan. Intinya keharmonisan dan kekeluargaan dari hal-hal yang berbeda. Sehingga kebhinekaan itu jadi simbol untuk kita lebih kuat dengan cara dirangkai menjadi satu,” bebernya, soal makna tradisi lontongan setiap malam Cap Go Meh.
Total ada sekitar 500 porsi lontong Cap Go Meh yang disajikan. Semuanya disiapkan oleh umat dalam waktu dua hari.
Selain itu, Cap Go Meh kemarin juga dimeriahkan dengan atraksi barongsai. Yang juga digelar dengan lebih meriah tahun ini.
“Kalau kemarin-kemarin atraksi barongsai biasa-biasa, kalau tahun ini ada atraksi barongsai pakai tonggak. Itu mainnya lebih sulit dan lebih seru,” ungkap pria yang akrab disapa Prayit itu.
Atraksi barongsai itu ditampilkan setelah umat selesai melaksanakan sembahyang Yuan Xiao Jie sekitar pukul 20.00. Setelah itu, umat melanjutkan kembali sembahyang malam ke-15 sekitar pukul 22.00. (ais)
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Andhika Attar Anindita