JP Radar Kediri – Hanni merupakan anggota girlband K-Pop NewJeans. Baru-baru ini dirinya menjadi sorotan publik setelah bersaksi soal perundungan yang ada di tempat kerjanya.
Hanni NewJeans buka suara mengadukan dugaan perundungan di tempat kerja dalam agensinya, yaitu ADOR yang dinaungi HYBE.
HYBE merupakan label yang melahirkan grup-grup populer seperti BTS, ENHYPEN, serta TXT.
Pada selasa (15/10), Hanni NewJeans menangis saat memberikan kesaksiannya saat melakukan sidang terbuka di di Majelis Nasional Korea Selatan.
Ekspresinya tampak tenang ketika memasuki gedung Majelis Nasional Yeouido. Namun, emosinya memuncak ketika ia menceritakan pengalamannya secara detail.
Selama sidang, Hanni dijalin pertanyaan oleh Ketua Komite Ahn Ho Young, Perwakilan Park Young, dan Perwakilan Woo Jae Joon.
Baca Juga: 16 Oktober Diperingati Sebagai Hari Pangan Sedunia? Simak Penjelasannya
Ia menjelaskan situasi HYBE dan kasus perundungan yang dialami, termasuk insiden spesifik di mana manajernya meminta staf untuk mengabaikan sapaannya
Awal Mula Konflik
Konflik ini bermula dari permasalahan yang terjadi antara Min Hee Jin dengan ADOR, yang semakin memanas setelah semua anggota NewJeans melakukan siaran langsung di YouTube pada 11 September lalu.
Dalam siaran tersebut, Hanni bersama para anggota lainnya mengungkapkan pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan yang mereka alami dari para staf setelah kepergian mantan CEO ADOR, Min Hee Jin.
Mereka juga menuntut agar perusahaan mengembalikan posisi Min Hee Jin sebagai CEO ADOR seperti sebelumnya.
Berdasarkan pernyataan mereka, para anggota merasa tidak aman dan tidak mendapatkan perlindungan yang memadai dari agensi setelah terjadi perubahan kepemimpinan.
Baca Juga: Sinopsis Film ‘Santet Segoro Pitu’, Kisah Nyata Keluarga di Semarang tahun 1983
Reaksi Para Penggemar
Reaksi para penggemar NewJeans sangat beragam. Beberapa fans sangat bangga dengan keberanian Hanni untuk membela hak-hak idol lain yang menderita bullying.
Mereka percaya bahwa dengan membukas suara, Hanni bisa membarikan perubahan positif bagi industri musik Korea dan memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk berbicara tentang masalah-masalah sulit.
Di sisi lain, ada juga kritik dari beberapa kalangan. Seperti halnya penggemar Vietnam yang mengkritik Hanni karena latar belakang keluarganya yang diketahui terlibat kontroversi politik.
Netizen Vietnam memposting tweet tentang keluarga Hanni Republik Vietnam, sebuah partai yang menentang pemerintah saat ini di Vietnam.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Jadi Trending Topik di X Usai Indonesia dikalahkan China, Apa Penyebabnya
Pengguna media sosial di sana membarikan kritik keras, seperti "Haruskah Hanni dikeluarkan dari NewJeans?" dan "Orang tua Hanni anti-Komunis karena berimigrasi ke Australia."
Netizen Korea pun turut bereaksi dengan berbagai sudut pandang, beberapa mendukung Hanni sambil menyerukan adanya reformasi internal label-label musik untuk menghindari perundungan.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah