Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sajian Sup Goreng Dimasak dengan Bahan Bakar Arang

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 19 Juni 2023 | 18:43 WIB
Photo
Photo
Sayur sup adalah menu rumahan yang sangat familier. Makanan berkuah ini berisikan aneka jenis sayuran. Namun sayur sup satu ini berbeda. Namanya adalah sup goreng. Sudah ada sejak 1960.

Jika bosan dengan sayur sup ala rumahan, olahan sup ayam Pak Waris boleh dicoba. Lokasinya di Jalan Teuku Umar, Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Di sana banyak jeni sup. Mulai sup putih, sup segar, sup merah, dan sup goreng.

Dari semua pilihan tersebut, yang paling favorit adalah sup goreng. Yang membedakan dengan sup umumnya, sup ini kuahnya tidak banyak. “Kalau biasanya dimasak di dapur, ini di wajan,” ujar Widodo, penerus usaha rumah makan Sup Ayam Pak Waris.

Cara penyajian sup ini sangat unik. Di mana akan dimasakkan jika ada yang memesan. Bahkan pembeli bisa melihat secara langsung proses pembuatannya. Widodo memasak sup goreng tidak dalam panci. Namun di wajan. Kompornya tidak menggunakan bahan bakar gas, melainkan arang. Cara memasaknya mirip penjual makanan nasi dan mi goreng anglo. “Pakai arang agar lebih sedap,” imbuh Widodo.

Di dalam wajan berwarna hitam itu, dimasukkan bumbu halus yang ditumis hingga harum. Kemudian, dilanjutkan dengan telur dan sayuran. Sayuran digunakan untuk sup cukup simpel, yaitu sawi hijau, kubis, dan tomat.

Tahap selanjutnya kemudian diberi air dan bumbu-bumbu lainnya. Karena sup goreng, kuahnya ini tidak begitu banyak. Saat dihidangkan di piring, saat sup pada umumnya berwarna bening. Namun untuk sup goreng ini sedikit kemerahan.

Selain sayur, setiap porsi ini juga terdapat potongan ayam yang cukup melimpah. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Sehingga membuat makanan semakin lezat. Untuk menyantapnya, akan didampingi oleh sepiring nasi putih. “Rasa sup ini berbeda dari sup yang biasa dimakan,” kata Ratu Anggraini, 20, salah satu pengunjung.

Menurut dia, yang membedakan sup rumahan dan sup goreng adalah rasa kunir. Selain itu, juga bisa memilih tingkat kepedasannya. Di kedai Widodo, tidak hanya menyediakan aneka jenis sup.

Namun juga terdapat hidangan lainnya, seperti nasi goreng, nasi mawut  bakmi goreng dan kuah, kresengan ayam, dan ayam bumbu rujak. Untuk menikmati hidangan tersebut tidak perlu menguras kantong. Satu porsinya dihargai Rp 13 ribu. Tempat makan ini buka setiap hari, kecuali Minggu sore.

Satu Ayam Bisa untuk Hidangan 20 Porsi
Rupanya Sup Ayam Kampung Waris ini usaha yang diwariskan secara turun temurun. Saat ini yang mengelola adalah generasi ke empat, yaitu Widodo. “Sup ayam waris ini sudah buka sejak tahun 1960,” jelas Widodo saat ditemui koran ini.

Sebelum seperti saat ini, saat awal buka pemiliknya berjualan dengan berkeliling menggunakan pikulan. Kini pikulan yang dibawa berkeliling itu digunakan menyimpan bahan.

Karena banyak yang menyarankan agar berjualan menetap, akhirnya dibukalah warung Sup Ayam Kampung Waris tersebut. Dalam sehari, Widodo bisa menghabiskan ayam kampung sebanyak sepuluh ekor.

Satu ayam bisa dibuat masakan sekitar 20 porsi. Sehari-hari rumah makannya buka mulai pukul 07.00 dan tutup sekitar pukul 16.00. “Untuk penyajian, di sini dimasak satu per satu,” terangnya.

Penyajiannya, menurut Widodo, memerlukan waktu. Namun inilah sensasi warung tersebut. Ayam yang digunakan adalah ayam kampung. Meski menjual menu yang sederhana, namun Sup Ayam Kampung Waris ini menjadi langganan orang nomor satu di Kabupaten Kediri. Tidak lain adalah Bupati Hanindhito Himawan Pramana.

Setiap berkunjung, kepala daerah yang akrab disapa Mas Bup ini kerap memesan sup masak. “Kalau mau ke sini biasanya ajudannya menghubungi terlebih dahulu,” kata Widodo.

Jika diberitahu akan ada kunjungan, Widodo akan langsung mempersiapkan bahan-bahan dan tempat. Saat berkunjung, selain dikawal anak buahnya Mas Bup juga ditemani istrinya, Eriani Annisa Hanindhito.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kuliner #masak #resep #resep masakan #makanan