KEDIRI, JP Radar Kediri - Lupita Dewi Efendi memegang teguh prinsip yang mampu mengantarkannya menjadi influencer di bidang fashion sekaligus pengusaha sukses. Yaitu, mencoba banyak kesempatan selagi masih muda.
Lupita-sapaan akrab Lupita Dewi Efendi, sudah aktif sejak belia. Ya, sejak berusia 20 tahun perempuan tersebut sudah aktif di dunia media sosial. Utamanya adalah Instagram.
Saat itu, dia masih duduk di bangku kuliah. Tentu sebagai mahasiswa selain menjalankan kewajiban belajar, juga ada kegiatan lain yang dilakukan. Salah satunya adalah foto-foto cantik di kafe maupun tempat wisata.
“Awalnya iseng aja. Kebetulan suka mix and match outfit terus foto-foto,” ujar Lupita.
Baca Juga: Sosok Nabila Rasyidah Pribadi, Duta Genre Kabupaten Kediri 2023
Ya, dari beberapa foto yang diunggah di akun Instagramnya itu ternyata ada yang tembus for you page (fyp). Hingga followersnya yang semula hanya 3.000 menjadi 10.000 dalam kurun waktu tiga hari. Tentu keviralan itu menjadi berkah tersendiri baginya. Banyak brand-brand fashion yang mulai masuk dan menawarkan kerja sama. Mulai dari brand lokal hingga nasional. Seperti Mandja by Ivan Gunawan, Batik Benang Raja, Nada Puspita, dan lain-lain.
“Alhamdulilah mulai banyak dikenal dan ditawari kerja sama. Meskipun juga selalu ada tantangan dibaliknya,” imbuhnya.
Diakuinya, tidak semua tawaran kerja sama di bidang fashion itu sesuai dengan ciri khasnya. Notabene, Lupita cenderung senang menggunakan pakaian simple untuk daily. Namun inilah yang menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana caranya pakaian yang bukan untuk daily tetap bisa digunakan di beberapa acara. Misalnya bagaimana membawa pakaian kondangan tetap cocok untuk dipakai pergi ke kafe untuk nongkrong. Juga foto-foto cantik.
Baca Juga: Sosok Titis Kusuma Dewi, Duta Genre Kabupaten Kediri 2024
“Memang ada beberapa brand yang masuk itu baju-baju kondangan atau untuk acara tertentu. Kadang itu jadi tantangan bagaimana aku bisa membawa baju ini tetap bisa kayak masuk dipakai sehari-hari,” beber perempuan asal Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu.
Dengan namanya yang sudah besar di Instagram, tak memungkiri juga kalau saat ini banyak brand makeup yang menawari kerja sama. Diantaranya yaitu Wardah, Skintific, Timephoria, dan Loreal. “Juga beberapa brand yang menawarkan perawatan dan aksesoris pemanis saat foto outfit,” tandasnya sembari menyebut jika dia juga memiliki usaha jilbab.
Di balik kesuksesannya saat ini ternyata ada kisah pahit yang harus dilaluinya. Dulu ibu dari satu anak ini sering diremehkan oleh beberapa orang terdekatnya. “Saya itu introvert juga tidak percaya diri. Masa terberat ya tahun 2017 sampai 2020 itu. Terkadang kalau diundang acara event masih bingung berkomunikasi dengan orang, tak jarang juga diremehkan,” ungkapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.
Baca Juga: Perjalanan Rosa Arianto Meniti Karir di Dunia Modelling, Tangkap Peluang dari Bakat Semasa Kecil
Beruntung mental dan prinsipnya jauh lebih kuat. Maka semakin diremehkan justru rasa ingin membuktikan lebih besar. Ya, perlahan-lahan skill komunikasinya mulai diperbaiki. Juga berlatih untuk lebih percaya diri. Dia pun belajar secara otodidak. Yaitu dengan sering mengamati cara bicara orang-orang hebat. Juga menjalin komunikasi dengan beberapa influencer terkenal.
“Kalau sekarang sudah jauh lebih pede. Juga bisa berkomunikasi baik dengan orang lain,” pungkasnya.
Dia pun berpesan agar generasi muda banyak mencoba kesempatan. Karena tidak pernah tahu di mana peluang terbesar yang bisa mengantarkan seseorang untuk sukses. Seperti dirinya yang dulu berkuliah di jurusan Ekonomi Syari’ah UIN Syekh Wasil, justru sekarang bekerja di bidang yang tidak linier dengan jurusan kuliahnya.
Editor : Andhika Attar Anindita