Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapusan Obat Berujung Pegat

Hilda Nurmala Risani
Ilustrasi kecanduan obat berujung pegat. (Afrizal Syaiful M/JPRK)
Ilustrasi kecanduan obat berujung pegat. (Afrizal Syaiful M/JPRK)

Advertisement

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Yu Minthul wis rabi dengan Kang Dalbo belasan tahun. Awalnya ora ana sesuatu yang aneh. Kelakuane bojone kuwi umume wae.

Terutama saat di rumah, pagi hingga malam hari. Pagi berangkat kerja. Sorenya pulang sembari menjemput sang anak pulang sekolah. Malamnya quality time bersama keluarga.

Advertisement

Nanging, dalam dua tahun terakhir, mulai muncul keanehan itu. Warga salah satu desa neng Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri kuwi sering telat pulang ke rumah.

“Jebule setelah ditelusuri memang penggaweane lagi repot. Nanging pas kuwi aku nemu pil putih neng saku celanane,” ujar Yu Minthul.

Advertisement

Kang Dalbo awalnya tidak mengakui. Deweke bersikukuh kuwi obat lara maag. Yu Minthul pun percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut sang suami. Bahkan, kepercayaannya itu bertahan hingga bertahun-tahun. Sebelum akhirnya semua keburukan terbongkar.

Ya, Kang Dalbo pun akhirnya mengakui jika itu obat terlarang. Alasan ngombe merga ben ora kesel nalika beban kerjane akeh.

“Aku tidak pernah menaruh curiga. Ketika ketahuan saja juga tak biarkan. Mungkin memang lagi khilaf,” gerutu Yu Minthul.

Sayangnya, kelakuan Kang Dalbo mulai terlihat aneh lagi. Ketika pulang ke rumah deweke sering cangkruk karo bapak-bapak neng pos ronda. Yang dulunya dia tidak pernah srawung.

“Padahal bojoku paling jarang srawung karo tonggo. Tapi iki tumben kok deweke sregep jaga pos ronda,” omel Yu Minthul.

Advertisement

Artikel Terkait

Mertua Ikut Campur, Rumah Tangga Hancur

Mertua Ikut Campur, Rumah Tangga Hancur

Memiliki mertua yang baik hati menjadi idaman setiap perempuan. Sayangnya tidak semua impian itu bisa terwujud.

Mertuane Kasar, Rumah Tanggane Buyar

Mertuane Kasar, Rumah Tanggane Buyar

jian rumah tangga tidak melulu datang dari suami. Bisa juga dari orang lain. Salah satunya adalah mertua.

Bara Cinta bak Bara Neraka

Bara Cinta bak Bara Neraka

Rasa cinta sering kali mengalahkan logika. Apa-apa sarwa indah dan menyenangkan. Ibarat kata, tahi kucing pun rasa cokelat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer