JP Radar Kediri – Umat Muslim di seluruh dunia kembali memperingati malam Nuzulul Quran, sebuah peristiwa penting yang menandai turunnya Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Peristiwa yang terjadi pada bulan suci Ramadan ini bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan refleksi atas titik balik peradaban Islam yang dimulai dari sebuah gua sunyi di puncak Jabal Nur.
Peristiwa agung ini bermula saat Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.
Malam itu, kesunyian Gua Hira pecah oleh suara malaikat Jibril yang membawa perintah dan menandai dimulainya transformasi besar umat manusia.
Wahyu pertama yang turun adalah lima ayat dari Surah Al-Alaq, yang diawali dengan kata sakral 'Iqra' (Bacalah)
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ ١
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan!
خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ ٢
Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.
اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ ٣
Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia,
الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ ٤
Yang mengajar (manusia) dengan pena.
عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ ٥‘
Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Keistimewaan Malam Nuzulul Quran
-
Malam Turunnya Al-Qur'an dalam Kehidupan
Keistimewaan utama malam ini adalah turunnya Al-Qur'an sebagai Hudan lin-Nas (Petunjuk bagi manusia).
Ibarat kompas, Al-Qur'an hadir untuk memastikan manusia tidak kehilangan arah di tengah hiruk-pikuk dunia modern.
-
Malam Penuh Keberkahan
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran (QS Ad-Dukhan: 3), malam turunnya Al-Qur'an adalah malam yang diberkahi Allah SWT. Segala doa dan ibadah di waktu ini memiliki nilai spiritual yang tinggi.
-
Momentum Syafaat Al-Quran
Membaca Al-Qur'an di malam ini menjadi pengingat akan janji Rasulullah.
Kelak di hari akhir, Al-Qur'an akan menjelma sebagai pembela (syafaat) bagi mereka yang di dunianya gemar membaca dan merenungi maknanya.
-
Pahala Berlipat Ganda
Menghidupkan malam Nuzulul Quran dengan amal ibadah menjanjikan ganjaran yang luar biasa.
Mengingat peristiwa ini terjadi di bulan Ramadan, setiap satu huruf Al-Qur'an yang dibaca akan dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan.
Ibadah sunnah lainnya seperti salat malam dan sedekah pada malam ini juga memiliki bobot pahala yang jauh lebih besar dibanding malam-malam biasanya.
-
Pencatatan Takdir Tahunan
Malam ini juga menjadi waktu di mana takdir tahunan setiap manusia dijelaskan dan dicatat, mulai dari rezeki, jodoh, hingga ajal.
Umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa dan kebaikan agar takdir yang tercatat untuk satu tahun ke depan adalah takdir yang baik dan penuh hikmah.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil