Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Atasi Banjir, Pemkot Kediri Bangun Crossing Drainase di Jalan Pattimura dan Joyoboyo

Ayu Ismawati • Minggu, 4 Januari 2026 | 16:57 WIB
DIGUYUR HUJAN: Kendaraan menerjang banjir di jalan protokol Kota Kediri.
DIGUYUR HUJAN: Kendaraan menerjang banjir di jalan protokol Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pemerintah Kota Kediri akan segera menindaklanjuti keluhan banjir yang kerap terjadi di beberapa titik dalam kota.

Di antaranya di Jalan Pattimura, Jalan Joyoboyo, dan Jalan PB Sudirman. Untuk memperluas dimensi saluran, pemkot bakal membangun crossing saluran air.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Endang Kartika Sari mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa rencana.

Di antaranya melakukan review masterplan drainase Kota Kediri. Yakni untuk menentukan debit air.

“Kalau dulu kan masterplan yang disusun dari bantuan Gudang Garam datanya masih data sekunder. Tahun ini kami susun dengan data primer, dengan survei di lapangan langsung,” ujar Endang.

Kajian juga akan mencakup data curah hujan yang terbaru. Dengan menggunakan data-data terbaru, ditargetkan bisa diketahui kajian yang mengungkap kebutuhan dimensi drainase di Kota Kediri.

Yang relevan untuk kebutuhan Kota Kediri hingga 10 tahun ke depan. “Untuk kajiannya Insya Allah selesai di pertengahan 2026,” sambung Endang.

Adapun kajian masterplan drainase itu tidak hanya memetakan saluran-saluran air yang ada di Kota Kediri.

Melainkan juga menjadi dasar rehabilitasi saluran drainase serta kebutuhan dimensi sesuai karakteristik lingkungan tersebut. Sehingga upaya pengendalian banjir bisa lebih akurat.

“Jadi untuk saluran drainase yang dimensinya kurang sesuai (berdasarkan kajian itu) nanti akan kami sesuaikan,” ungkapnya.

Lebih jauh Endang menerangkan, di tahun ini ada beberapa titik drainase yang menjadi prioritas perbaikan.

Di antaranya yang kerap menyebabkan banjir di Jalan Pattimura, simpang Reco Pentung, Jalan Joyoboyo, dan Jalan Kilisuci.

Untuk mengurai banjir langganan di area tersebut, pihaknya akan melakukan rehabilitasi drainase di Jalan Panglima Besar Sudirman.

“Kalau Pattimura sudah oke, tinggal di Panglima Sudirman. Tahun 2026 kita selesaikan untuk Jalan Panglima Sudirman sampai dengan saluran sebelahnya Ramayana. Dan untuk crossing-nya juga kita perbesar,” urai Endang.

Dengan demikian, genangan yang biasa terjadi di Jalan Pattimura dan sekitarnya bisa dengan cepat terurai melalui saluran yang sudah tersambung. H

ingga nantinya bermuara di Sungai Brantas. Adapun untuk pembangunan crossing drainase di Jalan PB Sudirman itu, Dinas PUPR Kota Kediri berencana untuk memperlebar dimensi salurannya.

“Itu kan terlalu rendah. Untuk dimensi salurannya masih kecil. Jadi kita perbesar pakai box culvert,” tandasnya.

Untuk membangun drainase dan crossing di 2026 ini, pemkot menganggarkan dana hingga sekitar Rp 6 miliar.

Ditargetkan rehabilitasi saluran drainase itu bisa tuntas dilaksanakan di tahun ini. Sehingga persoalan banjir setiap turun hujan deras di area tersebut bisa dikendalikan.

Adapun pengendalian banjir di tahun ini juga menjadi atensi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati. Vinanda mengatakan, beberapa wilayah di Kota Kediri rawan banjir setiap turun hujan dengan intensitas tinggi. Pemetaan dan perencanaan itupun harus segera direalisasikan tahun ini.

“Harus segera direalisasikan supaya 2026 tidak ada lagi banjjir yang terjadi di Kota Kediri. Karena kemarin ada beberapa wilayah yang harus menunggu hingga 5 jam baru bisa surut,” tandas Vinanda (29/12). (ais/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#banjir #Crossing Drainase #pemkot kediri #jalan pattimura