Kasubag TU UPT Perlindungan Konsumen Kediri Disperindag Provinsi Jawa Timur Amin Budiman menjelaskan, pelaksanaan pasar murah di Kota Kediri dilakukan di tiga tempat. Salah satunya ada di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
“Satu tempat disiapkan 1,5 ton beras medium SPHP, dan 20 sak beras premium,” ujar Amin menjelaskan satu sak seberat 5 kilogram.
Selain di Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto. Pasar murah juga diselenggarakan di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota serta Kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, pasar murah tersebut menarik minat warga. Mereka berbondong-bondong menyerbu pasar tersebut untuk mendapatkan harga yang terjangkau.
Harganya lebih miring daripada harga di pasar. Seperti beras premium, dibanderol dengan harga Rp 14.400 per kilogram. Kemudian beras medium SPHP Rp 11 ribu per kilogram, Minyakita Rp 15 ribu per liter, dan telur Rp 24 ribu per pack.
Sementara itu, tepung terigu dijual Rp 10 ribu per kilogram, gula pasir Rp 16 ribu per kilogram, bawang merah Rp 8 ribu per 250 gram, dan bawang putih Rp 7 ribu per 250 gram.
“Harganya sudah sesuai ketentuan tidak lebih dari harga pasar saat ini,” imbuhnya.
Untuk diketahui, barang yang disediakan ada 6 box tepung, 10 box minyak goreng, 6 kilogram bawang merah, dan 6 kilogram bawang putih.
Amin menyebut komoditi bahan pokok ini salah satu komoditi yang paling dibutuhkan masyarakat. Sehingga ketika tersedia dengan harga murah pasti masyarakat akan memburunya.
“Sejak pukul 08.30 masyarakat sudah antre membeli,” terangnya.
Meskipun baru dibuka pukul 09.00, antrean warga sudah mengular. Penjualan yang sedianya dibuka selama 4 jam, sudah habis hanya dalam kurun waktu 1,5 jam saja. Itu untuk komoditas beras, minyak, dan telur.
“Mumpung harganya murah jadi beli saja. Meskipun saya bukan warga sini (Kelurahan Banjarmlati, Red),” ujar Sylwanda, warga Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto.
Dia pun mengaku membeli 1 beras premium, 1 pack telur, dan 1 liter Minyakita. “Sayangnya pembelian dibatasi tapi memang lebih miring harganya dibandingkan di pasar. Misalnya telur di pasaran masih Rp 28 ribu, ini cuma Rp 24 ribu,” pungkasnya.
Kegiatan pasar murah ini serentak dilaksanakan di 38 kabupaten dan kota selama November. Kebetulan minggu pertama diadakan di tiga kecamatan yang ada di Kota Kediri.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian