Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Tantangan Program Makan Bergizi Gratis untuk Bumil, Busui, dan Balita di Kota Kediri

Ayu Ismawati • Selasa, 15 Juli 2025 | 13:30 WIB
FULL SENYUM: Salah seorang ibu menyusui penerima MBG menunjukkan makanan yang didapatkannya di balai pertemuan Kelurahan Mrican.
FULL SENYUM: Salah seorang ibu menyusui penerima MBG menunjukkan makanan yang didapatkannya di balai pertemuan Kelurahan Mrican.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Penyaluran makan bergizi gratis (MBG) di Kota Kediri untuk kelompok rentan membutuhkan sedikitnya lima dapur.

Namun, baru ada tiga dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Kediri.

Pada prinsipnya, semua masyarakat yang termasuk kategori ini menjadi sasaran penerima manfaat.

Dengan tiga dapur yang baru beroperasi di Kota Kediri, belum semua sasaran mendapatkan MBG. Total sebanyak 1.176 penerima itu baru tersebar di 33 kelurahan.

“Semuanya harusnya nanti bisa. Tetapi kami sangat mengharapkan ada mitra BGN (Badan Gizi Nasional) seperti ini muncul-muncul lagi,” ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri Arief Cholisudin Yuswanto.

Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya ada dua ribuan orang yang termasuk kelompok rentan tersebut.

Sedangkan dari satu dapur SPPG, alokasinya hanya 10 persen atau sekitar 400 paket MBG. Artinya, dibutuhkan sedikitnya lima SPPG untuk bisa melayani seluruh masyarakat kelompok 3B di Kota Kediri.

“Karena satu dapur itu kapasitas untuk paketnya 4 ribu per hari. Yang 10 persen diharapkan kelompok rentan ini,” ungkap Cholis.

Sementara itu, Kepala SPPG Mrican Oneng Aulia mengatakan, secara umum pihaknya sudah siap menyalurkan MBG mulai kemarin.

Di hari yang sama, dapur yang beralamatkan di Jl Sersan Bahrun itu juga ditinjau langsung oleh Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha.

“Untuk kelompok ini, sekarang sasarannya sejumlah 446 orang untuk Dapur Mrican Mojoroto di tujuh kelurahan,” terang Oneng.

Meskipun begitu, peluncuran program MBG bagi kelompok rentan tersebut mulai dilakukan kemarin.

Tercatat, ada ribuan kelompok rentan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang mendapat alokasi.

Dimulainya program MBG ini sekaligus menandai beroperasinya dua dapur baru di Kelurahan Mrican dan Kelurahan Tosaren. Sedangkan satu dapur lainnya yang berada di Kelurahan Ngadirejo sudah lebih dulu beroperasi.

“Alhamdulillah mulai hari ini tadi (14/7) ada 1.176 orang yang sudah menerima manfaat dari program ini. Kami berharap ini bisa berjalan lancar,” ujar Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha.

Penyaluran MBG untuk kelompok rentan ini merupakan bagian dari upaya pencegahan stunting.

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Kediri. Dengan demikian, pihaknya akan terus mendampingi dan memantau prosesnya.

“Karena ini program yang hari per hari. Maka program ini akan terus kami dampingi untuk kemudian dilakukan evaluasi. Sehingga bisa maksimal sesuai harapan kita bersama,” tutur pria yang akrab disapa Gus Qowim tersebut.

Editor : Andhika Attar Anindita
#balita #bumil #busui #Makan Bergizi Gratis #kota kediri