Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Catatan Perjalanan Super Air Jet Rute Kediri-Balikpapan: Dulunya Kampung Transmigran, Kini Jadi Ibu Kota Nusantara

Andhika Attar Anindita • Senin, 10 Juni 2024 | 19:36 WIB
Potret perumahan warga di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan latar belakang proyek IKN.
Potret perumahan warga di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan latar belakang proyek IKN.

JP RADAR KEDIRI-Seperti kampung transmigran pada umumnya. Permukiman penduduk di Sepaku tidak begitu banyak. Bahkan, dulunya jarak antar rumah relatif jauh. Namun seiring berkembangnya zaman, rumah-rumah warga makin banyak.

Lantaran lekat dengan program transmigrasi, banyak warga di sana berasal dari Jawa. Mereka sudah lama menempati beberapa desa di Kecamatan Sepaku. Salah satunya adalah Nugroho Pandu Cahyo. Kedua orang tua rekan saya dari Kaltim Post itu merupakan transmigran.

Pria yang akrab disapa Pandu itu banyak bercerita tentang Sepaku kala dulu. Perkembangan yang ada sudah sangat jauh. Tidak lagi seperti yang dahulu dia kenal. Lebih banyak permukiman, warung, toko, dan lain sebagainya.

Kawasan yang dulunya menjadi kampung transmigran itu telah berubah. Kini, warga di sana sedang menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Tak salah jika nantinya mereka juga disebut sebagai warga Ibu Kota. Bahkan, tak menutup kemungkinan akan menjadi metropolitan seperti Jakarta sekarang.

Melihat langsung pengembangan di IKN membuat saya berdecak kagum. Banyak gedung dan fasilitas penunjang yang tengah dikebut. Salah satunya bangunan Mabes Polri yang dibangun dengan megahnya di sana. Belum lagi dengan adanya RS Hermina. Yang mana digadang-gadang menjadi RS bertaraf internasional.

Bisa dibayangkan, bagaimana warga sekitar akan ikut mendapat kemudahan dengan keberadaan IKN nantinya. Untuk akses kesehatan, tidak hanya Hermina saja yang terlibat. Ada juga Mayapada Hospital Nusantara dan RS Abdi Waluyo di sana.

Itu baru dari akses kesehatan. Belum lagi dengan akses penunjang lainnya. Sebut saja pusat perbelanjaan dan hiburan. Tentu akan banyak investor yang masuk ke IKN. Mengingat nantinya tidak hanya kalangan menteri yang akan berkantor di sana. Namun, juga para aparatur sipil negara (ASN).

Supply and demand bakal terbangun dengan sendirinya. Seiring dengan berputarnya roda pembangunan dan pemerintahan di IKN. Bahkan, di sana sudah banyak kafe. Bahkan, tempat biliar juga ada tak jauh dari ring satu. Padahal, dulunya tempat semacam itu tidak pernah ada di Kecamatan Sepaku.

Siapa sangka, warga yang berasal dari keluarga transmigran kini justru menjadi orang kota. Bukan kota sembarangan. Tetapi kita bicara tentang IKN. Kota yang bisa dikatakan sebagai atlantisnya Indonesia.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #IKN #kampung transmigrasi #balikpapan #penerbangan super air jet #jawa pos