NGANJUK-Tingginya permintaan daging ayam jelang Ramadan, membuat harganya naik signifikan mulai kemarin. Kenaikan tersebut diprediksi masih akan terus terjadi hingga lebaran nanti.
Seperti yang terjadi di Pasar Wage III. Harga daging ayam yang sebelumnya Rp 28 ribu per kilogram, kemarin naik menjadi Rp 34 ribu per kilogramnya. “Naiknya sejak kemarin (Sabtu lalu, Red),” ujar Satik, 54, salah satu pedagang daging ayam.
Perempuan asal Kelurahan Kartoharjo, Nganjuk itu menyebutkan, kenaikan harga daging ayam jelang Ramadan ini sudah biasa terjadi. Sebab, permintaan daging ayam naik signifikan. “Banyak yang butuh ayam untuk hajatan,” lanjutnya.
Dalam sehari, Satik mengaku bisa menjual daging ayam antara 1,5 kuintal hingga 3 kuintal. Jika di hari biasa, dia hanya bisa menjual kurang dari satu kuintal. “Alhamdulillah pasokan daging ayam lancar. Tidak langka,” terangnya.
Tak hanya harga daging ayam yang merangkak naik. Hal serupa juga terjadi pada harga daging kambing. Penyebabnya pun sama. Yaitu, permintaan yang naik signifikan. Padahal, pasokan daging kambing tak meningkat.
Karenanya, harga daging kambing yang semula Rp 90 ribu per kilogram, kemarin menjadi Rp 100 ribu per kilogramnya. “Kalau harga daging sapi masih normal. Rp 110 ribu per kilogram,” Tutur Satik.
Sementara itu, meski mengaku senang karena penjualan daging ayam di kiosnya naik signifikan jelang Ramadan, Satik dan para pedagang lainnya tetap mengeluhkan kondisi Pasar Wage III yang sepi. Setidaknya, omzet penjualannya turun drastis.
Menurut Satik, dia dan pedagang lain bisa mendapat omzet yang lebih besar jika pasar dalam kondisi ramai. “Sepi karena belum semua pedagang dipindah ke sini,” terangnya sembari berharap pedagang segera disatukan di pasar baru.
Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Nganjuk Heni Rochtanti mengatakan, harga daging ayam dan komoditas lain masih fluktuatif. Dia mencontohkan, harga bawang putih yang sempat tembus diangka Rp 52 ribu per kilogram, kini sudah turun menjadi Rp 40 ribu. Sementara untuk harga bawang merah masih stabil pada harga Rp 25 ribu.
Untuk harga daging ayam, Heni mengakui ada kenaikan antara Rp 33 ribu per kilogram sampai Rp 34 ribu per kilogram. Menyikapi kenaikan tersebut, disperindag masih akan terus melakukan pemantauan.
Disinggung terkait rencana operasi pasar, Heni menjelaskan, biasanya disperindag melakukannya dua minggu lagi. “Biasanya dua minggu jelang Idul Fitri,” imbuhnya.
Ditanya tentang sepinya Pasar Wage III yang dikeluhkan pedagang, Heni optimistis kondisi tersebut tidak bertahan lama. Jika di awal Ramadan pasar masih sepi, menurutnya beberapa minggu lagi akan ramai.
Terkait pemindahan pedagang dari Pasar Wage I ke Pasar Wage III, Heni menjelaskan, hal tersebut merupakan kewenangan badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda). Adapun disperindag hanya berwenang menata para pedagang agar tidak semrawut.
Editor : adi nugroho