Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemdes Tugurejo Ngasem Kediri Gencarkan Program Peduli Lingkungan

D
Penulis: Diana Yunita Sari❯
Pemdes Tugurejo aktif ajak warga desa peduli lingkungan (Diana Yunita Sari/JPRK)
Pemdes Tugurejo aktif ajak warga desa peduli lingkungan (Diana Yunita Sari/JPRK)

JP Radar Kediri - Pemdes Tugurejo punya cara tersendiri untuk memupuk kepedulian lingkungan bagi perangkat desa dan warganya.


Advertisement

Salah satu langkah yang ditempuh adalah melalui lomba penataan taman antar perangkat desa hingga normalisasi Sumber Pethuk.

Kegiatan pembuatan taman ini dilakukam di area Punden Mbah Tugu di akhir tahun 2023 lalu. Di lokasi tersebut, setiap perangkat desa diberikan tanggung jawab mengelola sepetak tanah berukuran sekitar 2 x 3 meter. Mereka dibebaskan untuk berkreasi menanam berbagai jenis tanaman hias.

Uniknya, setiap petak memiliki identitas pengelolanya. Seperti papan nama bertuliskan ‘Taman Kepala Desa’ dan jabatan lainnya.

Advertisement

“Taman tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing perangkat. Karena mereka tidak bisa setiap hari mengecek kebersihan secara langsung, maka diadakan iuran untuk jasa tenaga kebersihan agar taman tetap terawat,” ujar Kepala Desa Tugurejo Agung Witanto.

Tak hanya tanaman hias, pada tahun 2025 pemdes juga sempat menginisiasi lomba menanam sayur dan pisang.

Perangkat desa membawa bibit kangkung hingga kacang dengan proyeksi awal sebagai wisata petik sayur.

Advertisement

Namun, rencana tersebut belakangan dialihkan karena sebagian lahan diputuskan untuk pembangunan area gantangan burung.

Selain penghijauan, terobosan besar Pemdes Tugurejo adalah melakukan normalisasi Sumber Pethuk.

Dahulu, area ini rimbun oleh semak belukar yang tak terjamah. Hingga sering dianggap angker oleh warga. Bahkan, karena kondisinya yang rimbun dan gelap, lokasi tersebut rawan memicu kecelakaan.

Setelah dilakukan pemugaran, barulah diketahui bahwa di balik rimbunnya pohon terdapat aliran sungai besar.

“Kami ajukan proposal ke PUPR untuk mengembalikan fungsinya. Awalnya menggunakan alat berat, lalu dilakukan pembangunan plengsengan,” lanjut Agung.

Kini, Sumber Pethuk telah bersalin rupa menjadi spot wisata asri yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Atas pengajuan ke Dinas Perikanan, sungai tersebut kini telah ditebar benih ikan tawas hingga ikan koi.

Area yang dulu dihindari itu kini justru menjadi primadona warga. Setiap hari, anak-anak dan warga sekitar ramai memanfaatkan lokasi untuk memancing atau sekadar berteduh menikmati suasana rindang.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kesadaran tertib berlalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah.

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

BKSDA memastikan kawasan konservasi di Kabupaten Kediri masih aman dari kebakaran. Kondisi flora dan fauna yang dilindungi di dalamnya juga terpantau aman.

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, tingkat okupansi hotel di Kabupaten Kediri disebut masih cukup terjaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer