Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Bledug Kelud Siapkan Mental Hadapi Partai Hidup Mati

adi nugroho • Senin, 14 Februari 2022 | 19:18 WIB
bledug-kelud-siapkan-mental-hadapi-partai-hidup-mati
bledug-kelud-siapkan-mental-hadapi-partai-hidup-mati


 





KABUPATEN, JP Radar Kediri – Inilah partai hidup mati bagi Persedikab. Menghadapi Persihalsel Halmahera Selatan di Stadion Brawijaya sore nanti, tidak ada pilihan lain kecuali menang bagi Persedikab bila ingin lolos ke babak selanjutnya.



Terjebaknya Bledug Kelud di posisi sulit ini tak lepas dari hasil buruk di pertandingan sebelumnya. Ketika mereka harus kalah menyakitkan dari Bandung United dengan skor tipis 2-3. Hasil itu membuat berada di peringkat tiga. Padahal, bila ingin melaju ke babak 32 besar, minimal Persedikab berada di posisi 2.



Bila menang, maka poin Persedikab menjadi enam. Apapun hasil yang dicapai oleh Bandung United melawan YOB Belawan, tak akan mempengaruhi di posisi dua besar. Namun, bila seri apalagi kalah, tertutuplah kans bocah-bocah Kediri.



Menyadari beratnya beban itu, pelatih Persedikab Tony Ho berusaha memaksimalkan persiapan. Terutama mengangkat kondisi mental para pemain.



“Kami harus mengangkat mental bertanding pemain,” tegasnya.



Kepada Jawa Pos Radar Kediri, Tony mengatakan bahwa taktikal juga perlu dibenahi. Dalam dua pertandingan terakhir, para pemain terlihat kewalahan dan demam panggung. Meski bertanding di Stadion Brawijaya Kediri.



Terlihat dari ‘10 menit neraka’ saat melawan Bandung United, Rabu (9/2) lalu. Dua gol saat injury time  adalah karena kurangnya fokus para pemain Bledug Kelud.



“Selain itu, kami juga tetap tingkatkan di taktikal three moment sebagai fundamental bermain sepak bola,” terang Tony Ho.



Pelatih asal Makassar, Sulawesi Selatan itu mengatakan bahwa kemarin pagi para pemain juga berlatih. Dibekali untuk persiapan pertandingan terakhir. Sama seperti yang sempat ia utarakan pada press conference setelah melawan Bandung United.



“Ingin lanjut atau stop bergantung pada pertandingan besok (hari ini, Red). Ini pertandingan hidup mati,” imbuh Tony Ho sembari meminta dukungan doa dari segenap warga Kediri.



Beruntung, kondisi seluruh pemain dalam keadaan baik. Semua siap bermain. Kecuali Indra, yang sebelumnya menerima kartu merah.



Sementara itu Persihalsel Halmahera Selatan juga tak ingin kalah. Meski saat ini berada di posisi puncak Grup M dengan torehan 4 poin, mereka tak mau ambil risiko dengan bermain aman.



“Persedikab butuh 3 poin untuk lolos. Kami butuh 1 poin juga sudah lolos,” terang pelatih yang membawa Persihalsel Juara 1 Liga 3 Maluku Utara itu.



Nahkoda dari Laskar Sibela itu mengatakan bahwa ia tetap menginstruksikan pemain untuk bermain disiplin dan bekerja keras. Tidak boleh meremehkan lawan.



“Besok partai hidup-mati. Tidak ada kata lain selain memenangkan pertandingan besok. Kita yang takutkan soal non-teknis Persedikab selaku tuan rumah. Punya kans lolos ke putaran 32 besar,” ujar ayah dari pemain Persedikab Kediri M. Delan Selang itu.



Untuk diketahui, pertandingan hari ini digelar di dua venue. Bandung United melawan YOB Belawan bermain di Stadion Canda Bhirawa. Sedangkan Persedikab Kediri melawan Persihalsel Halmahera Selatan di Stadion Brawijaya.



Tiga tim masih memperebutkan dua tiket lolos 32 besar, yaitu Bandung United, Persihalsel, dan Persedikab. Bandung dan Persihalsel punya empat poin sedangkan Persedikab baru tiga.(syi/fud)



 



Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #info kediri #info terkini #persedikab news #persedikab #berita kediri #info persedikab