Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Siswa yang Gagal di Prestasi Lomba Bisa Mendaftar PPDB SMA/SMK Tahap II

Ayu Ismawati • Selasa, 18 Juni 2024 | 17:01 WIB
Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri — Sejumlah siswa yang tidak diterima di jalur prestasi hasil lomba penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahap I, bersiap mendaftar kembali di jalur prestasi akademik PPDB tahap II. Mereka tersingkir setelah skor yang dimiliki lebih kecil dalam pembobotan.

Adam, salah satu siswa yang tak lolos di jalur prestasi hasil lomba mengatakan, dia dan beberapa temannya tak lolos. Alumnus SMPN 8 ini mengandalkan prestasi di bidang seni karawitan. “Mungkin memang belum rezekinya di SMAN 1 Kota Kediri,” kata Adam.

Dia mengaku mengajukan delapan sertifikat lomba. Yang tertinggi adalah kejuaraan dalam parade tingkat provinsi. Selebihnya, dari berbagai ajang lomba. Adam pun mengaku tidak mengetahui apakah sertifikat yang diajukan lolos dalam verifikasi oleh verifikator.

Termasuk apakah sertifikat itu dikeluarkan oleh lembaga yang dikurasi oleh pusat prestasi nasional (puspresnas) atau tidak. Karena itu pula, dia memilih mencoba kembali peruntungannya di PPDB tahap II. “Dari awal memang harus siap dengan apapun hasilnya. Makanya saya sudah buat Plan B kalau belum diterima di tahap 1, mau daftar di tahap 2 tapi di sekolah yang berbeda,” lanjut pemuda asal Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu.

Terpisah, Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Provinsi Jatim Wilayah Kediri Chairul Effendi mengatakan, pembobotan nilai jalur ini paling utama berdasarkan perolehan skor. Calon siswa akan diperingkat berdasarkan perolehan skor prestasinya. “Jalur prestasi hasil lomba dilihat skornya dulu, skor prestasinya. Kalau sama, maka dilihat indeks sekolah asal,” ujar Chairul.

Ketentuan skor itu, lanjut Chairul, juga telah dipaparkan dalam petunjuk teknis (juknis). Yakni terbagi menjadi prestasi berjenjang individu dan beregu, prestasi tidak berjenjang individu dan beregu, serta hafidz Quran.

Dia mencontohkan, prestasi hasil lomba non-akademik di antaranya seperti festival dan lomba seni siswa nasional (FLS2N). Di luar itu, bukti atas prestasi akademik atau non-akademik bisa diperoleh dari kompetisi yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), atau lembaga lainnya.

“Lembaga lainnya maksudnya penyelenggara lomba atau kompetisi dilaksanakan oleh perguruan tinggi, dan lembaga yang bekerja sama dengan dinas pendidikan,” bebernya.

Peluang siswa untuk diterima di jalur prestasi hasil lomba, menurut Chairul tidak hanya didasarkan pada juara dan jenis lomba saja. Jika siswa memiliki banyak prestasi dari lomba yang dikurasi puspresnas, otomatis peluangnya untuk diterima juga lebih besar.

Sebaliknya, siswa menyetor piagam dari lomba yang ternyata belum dikurasi oleh puspresnas, otomatis tidak akan dihitung dalam pembobotan. Hal itulah yang menurutnya belum dipahami oleh siswa dan orang tua.

Untuk diketahui, PPDB SMA/SMK tahap 1 dibuka untuk jalur afirmasi, perpindahan tugas orang tua/wali, dan prestasi hasil lomba. Dari tiga jalur itu, kuota yang disediakan mencapai 25 persen dari pagu sekolah. Khusus untuk jalur prestasi hasil lomba, kuotanya hanya 5 persen dari pagu.

Hasilnya, di 21 lembaga SMA di Kota dan Kabupaten Kediri, sebanyak 388 siswa dinyatakan diterima di jalur ini. Sebanyak 197 di antaranya diterima di tujuh SMA negeri di Kota Kediri. Dari ratusan siswa yang diterima itu, paling banyak dari prestasi non-akademik dengan 160 siswa yang lolos.

Dengan PPDB tahap 1 yang telah diumumkan Jumat (14/6) lalu, otomatis kesempatan siswa berebut kursi SMA negeri tinggal dua jalur. Yakni, jalur prestasi nilai akademik SMA yang dibuka pendaftarannya pada Selasa (18/6) depan. Serta, jalur zonasi SMA yang dimulai 27 – 28 Juni mendatang. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.  

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#ppdb sma/smk #jalur prestasi #ppdb #cabdisdik #kota kediri