Dari Buku Catatan hingga Tablet, Cara Mencatat Bisa Mempengaruhi Proses Belajar

JP Radar Kediri - Mencatat menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan selama proses pembelajaran. Siswa dapat menuliskan penjelasan guru, merangkum materi, hingga menyimpan informasi penting untuk dipelajari kembali.
Dulu, kegiatan mencatat lebih banyak dilakukan menggunakan buku dan pena. Kini, laptop, tablet, dan berbagai aplikasi catatan juga semakin sering digunakan dalam kegiatan belajar.
Perubahan tersebut membuat cara mencatat menjadi lebih beragam. Namun, setiap cara dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda.
Menulis dengan Tangan Membutuhkan Pemilihan Informasi
Ketika mencatat menggunakan tangan, seseorang biasanya tidak dapat menuliskan setiap kata dengan kecepatan yang sama seperti mengetik.
Kondisi tersebut membuat siswa perlu memilih informasi yang dianggap penting. Penjelasan yang diterima kemudian dapat diringkas menggunakan kalimat sendiri sebelum dituliskan ke dalam catatan.
Baca Juga: Pilih iPhone 17 atau iPhone 16 Pro Max? Ini yang Lebih Unggul
Proses memilih dan menyusun kembali informasi dapat membantu siswa lebih aktif memikirkan materi yang sedang dipelajari.
Catatan tulis tangan juga mudah digunakan untuk membuat diagram, tanda panah, simbol, maupun hubungan antarkonsep sesuai kebutuhan.
Catatan Digital Lebih Mudah Diatur
Perangkat digital menawarkan kelebihan yang berbeda. Catatan dapat dibuat dengan cepat, diperbaiki tanpa mencoret halaman, serta dikelompokkan berdasarkan mata pelajaran atau topik tertentu.
Fitur pencarian juga memungkinkan siswa menemukan kembali kata atau bagian materi tanpa harus membuka halaman satu per satu.
Selain mengetik, penggunaan tablet memungkinkan siswa menulis langsung menggunakan stylus. Gambar, dokumen, tautan, hingga materi dari sumber lain juga dapat dimasukkan dalam satu catatan.


