Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kepincut Warisan, Berujung Pegatan

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 24 Desember 2025 | 05:06 WIB
Ilustrasi : Afrizal Syaiful M/JPRK
Ilustrasi : Afrizal Syaiful M/JPRK

Sapa sing ora seneng nduwe bojo ganteng tur sugih ? Pastinya semua perempuan mendambakan mendapatkan pasangan seperti itu. Tak heran Yu Minthul girang bukan kepalang ketika berhasil mendapatkan Kang Dalbo.

Dia langsung membayangkan akan mendapat uang belanja yang banyak. Tujuannya untuk jalan-jalan ke manapun juga akan lebih mudah terlaksana.

“Ya mesti wae seneng . Bojoku tampan lan sugih . Royal banget, aku luwih leluasa ngatur belanja bulanan,” kata Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Kota, Kota Kediri.

Baca Juga: Kurang Bersyukur, Rumah Tanggane Ajur

Di balik rasa senangnya mendapat suami seperti Kang Dabo yang kian bersinar, baik dari fisik maupun perkawinan, muncul ketakutan di benak Yu Minthul. Sebab, di antara harta yang berlimpah, ada riwayat keluarga dari keluarga.

Alarm waspada di benak Yu Minthul langsung menyala begitu melihat asisten Kang Dalbo. Ya, semenjak menikah dan punya anak, Yu Minthul tidak bisa selalu mengikuti suami kuwi.

"Anakku sek bayi. Sementara penggaweane bojoku nomaden. Satu hari bisa pindah-pindah kota merga survei dan ngawasi usahane ," imbuhnya.

Oleh karena itu Kang Dalbo membutuhkan asisten untuk membantu mengurusi kebutuhannya. Deweke pun meminta salah satu karyawannya untuk membantu. Nah, kebetulan dari puluhan karyawan sing track record- nya bagus ya sing dipilih jadi asisten.

Asisten iki sik enom . Ayu tur ceriwis. Yu Minthul akan bertemu bolak-balik pas enek acara kantor. Karena khawatir bojone kepincut, dia pun langsung resah.

" Jenenge wong wedok mesti enek kualitasne . Ketika tak ceritani bojoku omong yen ora bakal mendua. Merga aku cinta pertama dan terakhire , " gerutu Yu Minthul.

Baca Juga: Ngaboti Selingkuhan, Kelangan Pekerjaan

Dia pun berjanji tidak akan macam-macam dengan asistennya itu. Untuk menunjukkan keseriusannya, dia semakin menunjukkan kemesraannya dengan perempuan yang sudah memberikan dua anak itu.

Ya, awalnya sekretarise iki pancen apik . Deweke sering wenehi info kegiatan bojoku di kantor. Karo anak-anakku wis cedek pisan.

Tapi jenenge bangkai mesti ora bisa menutupi. Jika awalnya asisten ini terlihat baik dengan Yu Minthul, belakangan belangnya pun terlihat.

"Ternyata dia berusaha menggoda bojoku . Eh , bojoku ternyata kepincut. Tidak berkuasa menahan godaan gadis muda," omel Yu Minthul.

Baca Juga: Gayane Perlente Jebule Kere

Aksi utama di belakang bojone ini terungkap setelah salah satu pegawai lapor ke Yu Minthul melihat Kang Dalbo dan asistennya mesra di ruang kerjanya.

Merasa tersulut, Yu Minthul langsung marah kepada suaminya. Bukannya menjelaskan, Kang Dalbo justru mengelak tak ada apa-apa.

Kontan saja Yu Minthul langsung kebakaran jenggot. Asistennya dilabrak. Dia menanyakan apa maksud merusak rumah tangganya. Sayang, perempuan ini layaknya iblis yang tidak tahu diri. Dia tak mengakuinya.

Baca Juga: Istri Bergaya Sosialita Marai Kang Dalbo Menderita

Asline aku wes merasa ada yang aneh. Biasanya bojoku rutin satu minggu sekali balik neng Kediri. Tapi beberapa tahun terakhir sulit banget njipuk libur. Eh, bukane sulit ternyata memang ora usaha wae ,” gerutu Yu Minthul.

Dari permasalahan rumah tangganya ini ada satu hal yang dipelajari Yu Minthul. Deweke belajar tentang latar belakang keluarga yang perlu diperhatikan. Jangan cuma melihat harta warisannya. Kalau sudah ada bibit selingkuh sebaiknya jangan dilanjutkan. Daripada sakit ditengah jalan.

“Ya meskipun harta warisan akeh yen kelakuane gonta-ganti wedokan bojo mana yang tak sakit hati,” tutupnya.

Editor : rekian
#radar kediri #kediri #warisan #peh #selingkuh