Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cinta Lama Berbuah Malapetaka

Hilda Nurmala Risani
Ilustrasi bertemu mantan (Afrizal Syaiful M/JPRK)
Ilustrasi bertemu mantan (Afrizal Syaiful M/JPRK)

Advertisement

 

KEDIRI, JP Radar Kediri - Romansa tentang cinta lama memang tidak ada habisnya. Saking banyaknya hal yang sudah dilewati bersama. Baik suka maupun duka, otomatis tidak akan mudah untuk menghapusnya. Terlalu indah dilupakan tapi terlalu sakit untuk dikenang. Persis lirik di lagunya Koes Plus.

          Jangan coba-coba untuk larut dengan kenangan cinta lama. Apalagi jika kita sudah berumah tangga. Sebab, tak sekadar berujung dilema. Namun juga membawa malapetaka.

Advertisement

Seperti rumah tangga Yu Minthul dan Sudrun. Niatnya mereka ingin nostalgia dengan kenangan lama. Eh, jluntrunge bojone njaluk pegatan. Iku merga Sudrun cemburu melihat Yu Minthul bertemu dengan sang mantan.

          Adalah kondangan yang membuat Yu Minthul bertemu dengan mantan pacarnya. Yang menikah saat itu memang teman SMA Yu Minthul.  Mau tidak mau, Yu Minthul pun harus datang meskipun sang suami tidak mengizinkan. “Itu karena ada mantan pacarku yang dianggap saingan,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Advertisement

Mengapa jadi saingan? Rupanya Yu Minthul dan Sudrun sudah saling kenal sejak SMA. Tetapi saat itu mereka belum berpacaran karena Yu Minthul masih berhubungan dengan teman sekelasnya.

Saat itu, pacar Yu Minthul ini memang dikenal pintar dan anak orang kaya. Tak ayal Sudrun pun minder mendekati Yu Minthul. Dia pun memilih menunggu Yu Minthul putus dari pacarnya. Kisahnya benar-benar mirip lagu Yovie and Nuno “Indah, Ku Ingat Dirimu”. 

“Makanya sampai sekarang bojoku sensitif yen ngerti aku arep ketemu kanca SMA. Merga mendapatkan aku tidak mudah. Deweke harus menunggu bertahun-tahun dulu,” imbuhnya.

Jenenge ketemu kanca lawas pasti bahasannya terkait masa lalu. Apalagi, di acara pernikahan temannya, Yu Minthul benar-benar bertemu dengan mantane sing biyen pacaran selama 3 tahun. Nalika kuwi mereka mengobrol sampai berjam-jam. Ora eling yen enek anak bojone melu pisan.

Awalnya, Yu Minthul ora sadar yen diawasi karo bojone. Baru ketika dia melihat wajahe bojone wis ora penak, dia jadi kaget. Diajak ngomong ora gelem nyaut.

Advertisement
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri

Artikel Terkait

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kesadaran tertib berlalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah.

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

BKSDA memastikan kawasan konservasi di Kabupaten Kediri masih aman dari kebakaran. Kondisi flora dan fauna yang dilindungi di dalamnya juga terpantau aman.

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, tingkat okupansi hotel di Kabupaten Kediri disebut masih cukup terjaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer