JP Radar Kediri - Perkembangan terbaru penyaluran bansos menunjukkan kabar yang menggembirakan. Utamanya bansos PKH BPNT, hingga bantuan tambahan BLT Rp900 ribu dan Atensi YAPI. Disamping proses pencairannya yang bertahap, ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh KPM.
Diantaranya dengan melakukan verifikasi data. Jika bantuan belum masuk, pastikan status Anda di sistem SIKS-NG sudah menunjukkan keterangan "SI" (Standing Instruction).
Gunakan bantuan untuk kebutuhan pokok dan pendidikan. Penggunaan dana untuk barang non-prioritas dapat mempengaruhi penilaian kelayakan bantuan di periode mendatang.
Gunakan aplikasi cek bansos atau hubungi pendamping desa masing-masing untuk mendapatkan kepastian jadwal distribusi di wilayah kamu.
PKH Peralihan PT Pos ke KKS
Khusus bagi KPM yang mengalami transisi metode pencairan, bantuan disalurkan secara akumulatif.
Tergantung jumlah komponen keluarga, nominal yang diterima bisa mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta.
BPNT Peralihan PT Pos ke KKS
Sama halnya dengan PKH, penerima BPNT peralihan juga mendapatkan pencairan rapel yang seringkali dibarengi dengan bantuan tambahan pangan (beras dan minyak goreng).
Kebijakan percepatan bansos ini merupakan instruksi langsung guna memastikan masyarakat rentan tidak terbebani oleh gejolak harga pangan di awal tahun.
BLT Kesra Rp900.000
Bantuan ini khusus menyasar KPM yang berada pada Desil 1 hingga Desil 4.
Bagi penerima PKH/BPNT, dana langsung ditransfer ke kartu KKS. Sementara bagi KPM baru yang memenuhi kriteria desil, pencairan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
PKH Susulan Tahap 4
Pemerintah terus mengejar penyaluran PKH tahap terakhir tahun lalu hingga mencapai target 100%.
Bagi KPM yang belum menerima, disarankan mengecek status Standing Instruction (SI) melalui pendamping sosial.
BPNT Susulan Tahap 4 Rp600.000
Bantuan sembako senilai Rp600.000 untuk alokasi tiga bulan juga terus mengalir ke rekening KPM yang telah terverifikasi dalam sistem SP2D.
Editor : Shinta Nurma Ababil