JP Radar Kediri – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian tidak hanya menimbulkan sorotan terhadap sang konten kreator, tetapi juga terhadap brand fashion streetwear miliknya, Thanksinsomnia. Sebelum Mohan memberikan klarifikasi terbaru, pihak brand sempat mengeluarkan pernyataan resmi di Instagram @thanksinsomnia.
Pernyataan Thanksinsomnia muncul beberapa hari sebelum klarifikasi terakhir Mohan, dengan tujuan menanggapi isu yang mulai viral dan menenangkan publik. Namun, banyak netizen menilai bahwa klarifikasi tersebut lebih berfokus pada perlindungan citra brand, bukan empati terhadap korban dugaan pelecehan.
Hal ini memicu kritik publik dan perdebatan di media sosial dengan komentar yang menekankan bahwa brand seharusnya menunjukkan sikap yang lebih mendukung korban.
Baca Juga: Siapa Mohan Hazian? Profil Owner Thanksinsomnia yang Viral Usai Isu Dugaan Pelecehan Model
“Perlu kami tegaskan bahwa isu yang berkaitan dengan saudara Mohan Hazian merupakan massalah pribadi,” tulis pihak brand.
Pernyataan ini menuai perbincangan publik karena dugaan pelecehan terjadi saat sesi photoshoot yang terkait dengan brand, sehingga banyak netizen menilai bahwa pernyataan tersebut terlalu berupaya memisahkan kasus dari operasional brand.
Sejumlah netizen menyuarakan kekecewaan mereka terhadap pernyataan brand. Beberapa menganggap bahwa respon brand terlalu defensif dan mengedepankan reputasi dibanding memberi dukungan pada model-model yang menjadi korban.
Komentar publik juga menyoroti pentingnya transparansi dan tanggung jawab moral bagi brand, terutama ketika pemiliknya terlibat dalam kasus serius yang menjadi perhatian luas.
Klarifikasi brand yang dianggap kurang empati ini berpotensi memengaruhi persepsi konsumen dan mitra bisnis. Meskipun Thanksinsomnia memiliki basis penggemar loyal, warganet menekankan bahwa brand harus bisa memisahkan isu pribadi pemilik dengan profesionalisme perusahaan. Langkah cepat dan komunikasi yang jelas bisa menjadi strategi mitigasi krisis untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus reputasi brand.
Berikut merupakan beberapa tanggapan dari netizen terkait pernyataan resmi yang disampaikan oleh brand Thanksinsomnia
“masalah pribadi? kejadiannya aja rata2 pas lg foto2 katalog lu????,” tulis @keylixxxx
“Akal-akalan kapitalis lebih mentingin brand daripada korbannya,” tulis @tokexxxxx
“Menyebut kekerasan seksual sebagai “masalah pribadi” itu bukan klarifikasi. Itu cuci tangan,” tulis @rxmnxxxx
“Kekerasan seksual itu urusan publik, karena menyangkut ketimpangan relasi kuasa yang tidak seimbang/menindas. Jadi lo gabisa bilang ini masalah pribadi. Mutus hubungan profesional is one thing, tapi harus ada keberpihakan juga sama korban untuk mencari pemulihan dan keadilan, yang sama sekali gaada di statement lo. Ini mah cuci tangan doang jatohnya. Padahal korban adalah talent untuk brand lo juga,” tulis @satyaaxxxxxx
Baca Juga: Mengenal Sosok Alya Putri, Istri Mohan Hazian yang Kini Jadi Sorotan Netizen
Berdasarkan pernyataan yang disampaikan Thanksinsomnia, pihak brand sudah menegaskan bahwa mereka tidak akan bekerja sama lagi dengan Mohan Hazian.
“Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan pada 9 Februari 2026, pihak manajemen Thanksinsomnia memutuskan untuk menonaktifkan pihak terkait dan segala aktivitas selanjutnya,” tulis pihak brand.
Pernyataan ini kemudian dikonfirmasi oleh Mohan Hazian sendiri melalui klarifikasi yang diunggah di Instagram pribadinya pada 11 Februari 2026:
“Sebagai konsekuensi langsung dari tindakan yang saya lakukan, saya dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari seluruh jabatan, peran profesional, dan keterlibatan publik yang saya emban saat ini di Thanksinsomnia,” tulis Mohan.
Langkah ini menegaskan bahwa Mohan resmi lepas dari brand, sekaligus memisahkan isu pribadinya dari operasional Thanksinsomnia. Meski demikian, publik dan netizen tetap menyoroti bagaimana brand harus tetap menunjukkan dukungan moral dan etis kepada korban, bukan hanya sekadar memutus hubungan profesional.
Penulis adalah Khansa Dhiya Ramadhania, Mahasiswa Universitas Negeri Malang.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Shinta Nurma Ababil