Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tak Ada Keluarga Menjemput, Dedi Mulyadi Siap Biayai Pendidikan Anak Yatim Piatu Gapura Panca Waluya

Ilmidza Amalia Nadzira • Rabu, 21 Mei 2025 | 22:00 WIB
Tak Ada Keluarga Menjemput, Dedi Mulyadi Siap Biayai Pendidikan Anak Yatim Piatu Gapura Panca Walya
Tak Ada Keluarga Menjemput, Dedi Mulyadi Siap Biayai Pendidikan Anak Yatim Piatu Gapura Panca Walya

JP Radar Kediri - Pendidikan karakter Gapura Panca Waluya selama 18 hari di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi telah selesai. Para siswa yang telah mengikuti program pendidikan karakter selama 18 hari tersebut resmi dipulangkan.

Seusainya upacara Hari Peringatan Kebangkitan Nasional ke-117 yang digelar pada Selasa (20/5) kemarin, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa barat, sejumlah siswa pun disambut dengan pelukan hangat dari orang tua serta wali yang datang untuk menjemput mereka.

Momen tersebut dipenuhi dengan tangis bahagia dari para orang tua setelah akhirnya anak-anak dapat kembali dalam rengkuhan mereka. Para orang tau pun merasa senang atas perubahan yang ditunjukkan oleh anak-anak mereka setelah lebih dari dua pekan lamanya mendapat pendidikan di barak militer.

Dedi Mulyadi selaku Gubernur Provinsi Jawa yang turut hadir dalam Upacara peringatan tersebut juga memberikan pelukan hangat kepada para pelajar yang ditunjuk langsung sebagai petugas dalam upacara.

kBaca Juga: KPAI Minta Evaluasi Program Dedi Mulyadi Siswa di Barak Militer, Warganet: Justru Solusi untuk Kenakalan Remaja

Perasaan senang dan bangga saat melihat para pelajar menunjukkan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya tak bisa ia tahan.

Setelah upacara, suasana di lapangan depan Gedung Sate berubah menjadi haru. Dimana hampir seluruh siswa yang beridiri di tengah lapangan mendapatkan pelukan hangat dari orang tuanya. Tetapi, ada anak-anak yang masih berdiri terpaku. Tanpa ada satupun keluarga yang datang untuk menjemput.

Perasaan sedih yang menyelimuti tak bisa mereka tahan saat Dedi Mulyadi memanggil dan memeluk mereka sembari memberikan motivasi.

"Saya yakin besok kalian semua ada yang jadi tentara, polisi, dokter, pilot, ASN atau pengusaha. Jadi petani, damkar atau apapun yang penting kalian menjadi orang-orang yang bermanfaat bagi diri dan lingkungan," ujar Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.

"Kalian bukan anak nakal, tapi semua adalah anak hebat, anak Indonesia, anak Jawa Barat, dan anak masa depan," imbuhnya.

Dedi mengatakan, bahwa para siswa yang tidak dijemput oleh keluarga atau sudah tidak lagi memiliki orang tua akan dibiayai olehnya. Mulai dari Biaya hidup hingga pendidikan.

"Pokoknya mereka yang  hari ini orang tuanya nggak datang atau mereka yatim piatu, langsung jadi anak saya, sekolahnya pindah ke Bandung," kata Dedi.

Anak-anak tersebut akan rencananya akan dipindahkan ke Bandung. Tidak hanya sekolah, mereka juga akan tinggal di Bandung dan dipersiapkan untuk menjadi TNI atau Polri di masa mendatang atau melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Sesuai dengan keinginan mereka masing-masing.

Penulis: Nabila Syifa'ul Fuada Lii Dzikrilla

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#biaya pendidikan #radar kediri #berita #Gapura Panca Waluya #dedi mulyadi #gubernur jawa barat #hari #Pembinaan Siswa di Barak Militer #Ini