Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pergoki Selingkuh, Suami Sita HP hingga Enam Kali

adi nugroho • Senin, 8 Januari 2018 | 23:56 WIB
pergoki-selingkuh-suami-sita-hp-hingga-enam-kali
pergoki-selingkuh-suami-sita-hp-hingga-enam-kali



KEDIRI KABUPATEN - Hubungan gelap yang terjalin antara Makrus dengan Nurul Khotimah,  ternyata sudah berjalan lama. Lebih dari setahun lalu. Namun, hubungan asmara terlarang itu justru membawa petaka bagi Nurul.


Makrus dan Nurul sudah saling kenal sejak lama. Bahkan sebelum Nurul menikah dengan Sunaryo, 37, suaminya. Selama ini, keduanya selalu menjalin komunikasi lewat telepon. Karena itu keduanya senantiasa dekat.


Bahkan, saat Sunaryo meninggalkan rumah atau bekerja sebagai driver PT Anugerah Putra Permana, vendor PLN Rayon Tulungagung (bukan karyawan PLN Rayon Tulungagung seperti yang tertulis dalam berita kemarin, Red), keduanya seringkali bertemu.


Saat sebelum kejadian, keduanya sempat melakukan hubungan layaknya suami-istri. Berdasarkan visum yang dilakukan oleh dokter Tutik Purwati, ada bekas cairan sperma di kemaluan Nurul. Namun, hasil detilnya masih menunggu pemeriksaan di laboratorium forensik Polda Jatim.


"Dan hasilnya belum keluar Mas," ujar Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fatih Hanif  Wicaksono.


Sebenarnya, petugas juga memeriksa DNA yang ada di sampel sperma itu. Namun sebelum hasilnya keluar, ternyata titik terang kasus ini terkuak. Saat temuan itu dibenturkan dengan Makrus, ia ketakutan. Makrus mengakui jika dia sempat melakukan hubungan layaknya suami isteri dengan Nurul.


Sebenarnya, hubungan terlarang itu sudah tercium oleh suaminya, Sunaryo. Bahkan, Sunaryo beberapa kali memergoki sang istri tengah berkomunikasi mesra dengan Makrus. Yang membuat pasutri itu bertengkar hebat. Sebagai suami yang sah, bapak dua anak itu merasa tidak terima jika isterinya menjalin hubungan asmara dengan orang lain. Karena itu Sunaryo sempat menyita ponsel Nurul.


"Bahkan suami korban sudah menyitanya sampai enam kali," ujar Hanif.


Namun, Sunaryo akhirnya merasa tidak tega. Apalagi, ponsel itu juga penunjang utama bisnis konveksi rumahan yang digarap Nurul.  Karena itu, ponsel itu selalu dikembalikan.


Hal itulah yang membuat Nurul juga kurang dekat dengan kedua anaknya. Menurut Sunaryo, saat ditemui di rumah mertuanya, Rusdi, 70,  di Desa Keroncong, Wates (6/1), kedua anaknya memang lebih dekat dengan dirinya. "Insyaallah kalau anak-anak saya lebih dekat dengan saya. Karena itu ke depannya nanti akan saya asuh sendiri," ujar Sunaryo.

Editor : adi nugroho
#pembunuhan