Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tokek di Kamar Mandi Beri Isyarat untuk Melepas Beban Emosi Negatif, Mitos atau Fakta

Redaksi Radar Kediri • Senin, 10 Februari 2025 | 22:45 WIB
Photo
Photo

 

JP Radar Kediri- Dari mana datangnya tokek, mungkin tidak banyak yang tahu. Tiba-tiba saja hewan reptil itu sudah terdengar bunyi suara khasnya. Tidak hanya hadir di dalam rumah tetapi juga di dalam kantor.

Kantor lama Jawa Pos Radar Kediri di kawasan ruko Jalan Brawijaya 27D, kelurahan Pocanan, kecamatan Kota Kediri pun tak luput juga kedatangan ‘tamu tak diundang’ ini.

Kala itu malam hari, di tengah awak redaksi lagi sibuk-sibuknya mengejar deadline di ‘dapur news room’ lantai 2, tiba-tiba salah seorang kru berteriak sambil menaiki tangga. Dia rupanya dari toilet yang berada di lantai 1.

Katanya, saat mau kencing dirinya melihat ada cicak segede biawak. Lantaran kaget, spontan dia keluar dari kamar mandi. Resleting celananya tampaknya masih belum tertutup sempurna. Entah lah apakah sebelumnya ia telah buang hajat atau belum.

Yang jelas informasi mendadak itu langsung direspons Kang Antuji H. Masroh yang hampir menyelesaikan naskah berita yang diketiknya di keyboard dan layar komputer. Dengan beberapa teman, Antuji langsung turun tangga menghambur ke ruang bawah, tepatnya di kamar mandi lantai 1.

Ruangan itu memang agak gelap karena ada di luar, terpisah dengan dinding lobby dan ruang keuangan di lantai 1.
Begitu dicermati, semula ‘cicak sebiawak’ yang disebut kru tadi tak langsung diketahui. Namun ketika Antuji dkk mendongak ke atas barulah hewan yang dikatakan tadi ditemukan. Bukan cicak tetapi tokek.

Ukurannya memang besar dengan kulit bintik-bintik ciri khasnya. Tokek ini melekat di sudut dinding atas, tepat di pojokan setinggi hampir 3 meter.
Tak ngeri melihat binatang itu, Antuji dan bbrp kawan lain justru berebut memburunya. Namun tak mudah untuk menangkapnya. Apalagi bisa menggigit.

Demi meraih tokek itu, Antuji sigap bergegas naik di atas bak penampung air kamar mandi. Tangannya cekatan membekuk, namun kepala tokek tersebut sempat menengok dan spontan menggigit punggung tangan Antuji.

Terkejut terkena gigit, Antuji sontak memperkuat genggamannya sehingga sang tokek sulit bergerak, melepas gigitan dan tidak berkutik lagi. Hewan itu kemudian dikurung dalam satu wadah. Antuji mengatakan akan membawanya pulang. Menurutnya, tokek itu bisa dijual di pasar komunitas reptil.

Harganya memang menggiurkan pada saat itu. Bisa juga dipelihara sendiri atau dikembangbiakkan. Pasalnya ada pula bisnis ternak tokek.
Lantas apa makna kehadiran tokek di kamar mandi. Dari mitos yang berkembang, hal itu merupakan sebuah isyarat untuk melepaskan segala beban emosi negatif yang selama ini dipikul.

Tokek di kamar mandi juga memiliki makna sebagai simbol pembaharuan. Kehadirannya mengingatkan bahwa setiap tetes air yang jatuh merupakan peluang untuk membersihkan diri, melepaskan beban lama, dan menyegarkan semangat .

Tujuannya agar bisa menghadapi hari esok dengan jiwa yang lebih ringan dan jernih. Ini adalah pertanda baik bahwa ada pembaharuan di dalam rumah atau di bangunan gedung tempat kehadiran tokek tersebut.

Penulis : Endro Purwito

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#fakta #mitos #tokek