KEDIRI, JP Radar Kediri– Keberadaan seorang pria yang diduga adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) telah meresahkan warga di Desa/Kecamatan Kras.
Hampir setiap hari dia mondar-mandir di pasar Kras dan masuk ke dalam toko. Warga dan pedagang pasar pun merasa waswas.
Mengingat ada kejadian, ODGJ di Kebumen Jawa Tengah yang mengamuk dan melakukan kekerasan.
Tidak ingin hal itu terjadi di Kras, warga meminta Satpol PP Kabupaten Kediri turun tangan.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, laporan warga diterima pada Minggu (8/2) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Petugas Satpol PP bersama personel Damkar Ngadiluwih segera bergerak menuju lokasi.
“Dari informasi warga, ODGJ tersebut sudah sekitar satu minggu keluar masuk toko dan membuat pedagang merasa tidak aman,” ujar Kaleb.
Setelah melakukan penyisiran di sekitar Jalan Raya Pasar Kras, petugas mendapati ODGJ tersebut sedang tiduran di depan salah satu toko milik warga.
Menurut Kaleb, penanganan dilakukan secara humanis tanpa tindakan represif.
Petugas memastikan kondisi sekitar tetap kondusif selama proses evakuasi berlangsung.
Selanjutnya, ODGJ tersebut diantarkan ke alamat tempat tinggalnya di Desa Kartosari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.
Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan yang bersangkutan ke lingkungan keluarganya sekaligus meredam keresahan warga.
Kaleb mengimbau masyarakat agar tidak segan melapor apabila menemukan aktivitas serupa yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Penanganan akan kami lakukan secara persuasif dan berkoordinasi dengan pihak terkait, demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita