KEDIRI, JP Radar Kediri– Penerangan jalan umum (PJU) yang padam di beberapa titik Kota Tahu membuat masyarakat resah.
Mereka khawatir kondisi tersebut dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Bahkan tindak kriminalitas yang tidak diinginkan.
Seperti yang disampaikan oleh Laili, 25. Menurutnya, lampu penerangan di area Kelurahan Bujel, Kecamatan Kota padam.
Terutama yang ada di Jalan Suparjan Mangun Wijaya. “Kemarin malam (6/11) saya lewat padam. Sudah gelap kondisi gerimis jadi agak takut,” ujarnya.
Meskipun jalanan tersebut banyak rumah warga, menurutnya tetap terasa mengerikan. Jalanan yang cukup besar dan dilalui beberapa kendaraan proyek tentu cukup membahayakan bagi pengendara sepeda motor.
“Memang banyak rumah warga. Tapi kalau malam kan sepi. Semisal penerangannya bagus tak perlu was-was melintas,” imbuh warga Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto itu.
Hal senada disampaikan Ricko. Pria 28 tahun ini mengaku jika melintasi jalan tersebut cukup khawatir. Sebab beberapa material proyek juga bertebaran.
“Harus benar-benar fokus. Takutnya kalau kondisi hujan rawan tergelincir ban sepeda motor saat melewati material proyek,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri Arief Cholisudin membenarkan jika beberapa terakhir ini sering masuk aduan terkait PJU. Tidak hanya di satu-dua titik saja.
“Setiap ada warga yang mengadu pasti langsung kami tangani keesokan harinya. Penerangan yang minim dan kondisi hujan seringkali membuat petugas kesulitan untuk bisa langsung membenahi di malam hari,” jelas lelaki yang akrab disapa Cholis itu.
Menurutnya, PJU yang padam ini karena faktor usia. Misalnya saja ada PJU yang sudah berusia sampai lima tahun. Baru diganti setelah padam atau sudah ada tanda-tanda lampu tidak lagi terang.
Faktor cuaca hujan yang terjadi sekarang ini juga bisa menjadi penyebab. Air hujan yang merembes ke dalam jaringan kabel bisa mengakibatkan korsleting dan memicu pemadaman.
“Terkait maintenance, kami menyesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. Semisal rusak dan lampu sudah meredup akan kami ganti dengan unit yang baru,” terangnya.
Ditanya terkait titik PJU yang padam, Cholis menyebut hampir merata. Baik di tengah kota maupun wilayah pinggiran. Yang jelas faktor usia pemakaian dan cuaca mengakibatkan lampu padam.
Namun demikian, pihaknya menyebut di tahun ini ada beberapa ruas jalan yang ditambahi lampu penerangan. Salah satunya adalah Jl Diponegoro.
“Kalau yang sudah terpasang lampu tambahannya ada di Jalan Ahmad Yani. Beberapa ruas jalan masuk ke Kota Kediri juga akan kami tambahi agar kelihatan bingkainya,” ucap Cholis.
Dia mengaku sangat terbantu dengan adanya aduan dari warga tersebut. Jumlah petugas yang terbatas diakuinya sulit untuk bisa berpatroli atau mengecek satu persatu.
“Kami berterima kasih atas partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi lampu yang padam. Kami juga berupaya memberi pelayanan maksimal dengan penggantian unit lampu,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita