Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penumpang Tinggal Separo, Terminal Tamanan Kediri Sepi, Ini Penyebabnya!

Hilda Nurmala Risani
LENGANG: Terminal Tamanan Kota Kediri yang biasanya dipadati penumpang bus AKDP dan AKAP kini sepi. Jumlah penumpang turun separo dampak penutupan Jl Suparjan Mangun Wijaya. (Wahyu Adji/JPRK)
LENGANG: Terminal Tamanan Kota Kediri yang biasanya dipadati penumpang bus AKDP dan AKAP kini sepi. Jumlah penumpang turun separo dampak penutupan Jl Suparjan Mangun Wijaya. (Wahyu Adji/JPRK)

Advertisement

 

KEDIRI, JP Radar Kediri-Proyek pembangunan jembatan di akses tol Jl Suparjan Mangun Wijaya berdampak pada sepinya penumpang di Terminal Tamanan. Penutupan jalan membuat bus dari Surabaya tidak masuk ke terminal. Akibatnya, jumlah penumpang di terminal anjlok hingga separo.

Pengawas Satuan Pelayanan (Wassatpel) Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri Kristina Amurwani mengatakan, sejak penutupan Jl Suparjan Mangun Wijaya diberlakukan, jumlah penumpang di Terminal Tamanan menurun drastis. "Penurunan penumpang bus bisa sampai 50 persen saat weekday. Sementara weekend penurunannya di angka 30 sampai 40 persen,” ujar perempuan yang akrab disapa Kristin itu.

Advertisement

          Penurunan penumpang, tutur Kristin, terjadi karena bus dari arah Surabaya ke Tulungagung tak lagi berhenti di Terminal Tamanan. Karena itu pula, penumpang langsung susut.

          Beruntung, bus dari arah Tulungagung ke Surabaya masih tetap berhenti di Terminal Tamanan. Sehingga, beberapa penumpang yang hendak pergi ke Surabaya juga masih ada yang datang ke terminal. “Jumlah armada bus yang masuk terminal penurunannya juga cukup signifikan,” lanjut Kristin.

Advertisement

 Jika dalam kondisi normal bisa mencapai 300 armada per hari. Kini, saat weekday hanya berkisar di angka 50 sampai 100. Adapun saat weekend di angka 150-170 armada.

Kristin menyebut, rata-rata penumpang yang datang ke terminal merupakan penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP). Yaitu pekerja yang pulang pergi dari Kediri ke Surabaya. Begitupun sebaliknya.

Tak jarang, bus antar kota antar provinsi (AKAP) juga masih banyak yang berhenti di terminal. Hal tersebut karena beberapa PO bus kesulitan mengakses agen mereka.

"Kemarin sempat ada yang minta tempat sementara untuk menaikkan penumpang karena busnya tidak melewati agen mereka. Ya, karena dampak itu (penutupan jalan, Red)," beber perempuan yang baru menjabat selama satu bulan itu.

Meski jumlah penumpang turun drastis, Kristin mengaku tetap memberikan dukungan. Pasalnya, pembangunan jembatan akses jalan tol itu merupakan program pemerintah. "Karena pembangunan jembatan ini juga program pemerintah  jadi harus mendukung program dari pemerintah. Sementara ini kami ya mengalir saja dulu," tuturnya.

Advertisement
Editor : Andhika Attar Anindita
Sumber : Radar Kediri

Artikel Terkait

Jalan Suparjan Ditutup Sampai Tahun Depan, Terdampak Pelebaran Jembatan Proyek Tol Akses Bandara

Jalan Suparjan Ditutup Sampai Tahun Depan, Terdampak Pelebaran Jembatan Proyek Tol Akses Bandara

Pembangunan Tol Bandara yang terus dikebut, berdampak pada penutupan Jl Suparjan Mangun Wijaya mulai 22 Oktober nanti.

Pendaftaran Perlinsos Belum Seperempat Jalan, Warga Kota Kediri Harus Tahu Ini!

Pendaftaran Perlinsos Belum Seperempat Jalan, Warga Kota Kediri Harus Tahu Ini!

inas Sosial (Dinsos) Kota Kediri terus mendorong percepatan pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Beda Hobi, Ngeyel Rabi

Beda Hobi, Ngeyel Rabi

Kehidupan rumah tangga memang tidak selalu berjalan mulus. Sebab menyatukan dua kepala bukan hal yang mudah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer