
KEDIRI, JP Radar Kediri - Kehidupan rumah tangga memang tidak selalu berjalan mulus. Sebab menyatukan dua kepala bukan hal yang mudah. Mengingat setiap orang punya karakter sendiri yang sudah ada sejak lahir.
Kesulitan menyatukan dua kepala itu juga terjadi di rumah tangga Kang Dalbo dan Yu Minthul. Rumah tangga mereka terpaksa hancur karena prinsip hidup sudah mulai goyah. Bahkan kedua anaknya harus menjadi korban atas keputusan orang tuanya itu.
“Kami berdua punya kepribadian dan hobi yang berbeda,” ujar Yu Minthul, perempuan asal Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri memulai percakapan.
Baca Juga: Bojone Kumat, Kang Dalbo Jaluk Pegat
Meskipun sudah mengetahui perbedaan tersebut keduanya tetap melanjutkan hubungannya dengan alasan saling melengkapi. Padahal dari awal sudah terdapat perbedaan yang kontras.
Yaitu Kang Dalbo yang terbiasa berpetualang di alam. Sedangkan Yu Minthul merupakan anak rumahan yang tidak terlalu suka diajak keluar rumah.
“Aku pernah dilokne kuper (kurang pergaulan, Red). Wong tuwaku sing krungu lara ati, tapi aku menganggapnya biasa wae,” gerutu Yu Minthul.
Baca Juga: Sudrun Minum Anggur, Yu Minthul Kabur
Menjalin hubungan pacaran selama 1,5 tahun membuat Yu Minthul cukup percaya jika Kang Dalbo mampu menjadi imam yang baik untuk keluarganya. Tak heran ketika Kang Dalbo ngajak rabi Yu Minthul langsung gelem.




