Gempa Tektonik Jauh Kelud Turun Jadi Sekali, Statusnya Level I

JP Radar Kediri – Aktivitas kegempaan Gunung Kelud menurun dalam pengamatan Senin (26/10). Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud mencatat satu kali gempa tektonik jauh selama periode pengamatan pukul 00.00–24.00 WIB.
Jumlah tersebut turun dibandingkan pengamatan Minggu (25/10), yang mencatat tiga kali gempa tektonik jauh.
Meski demikian, status gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang itu masih berada pada Level I atau Normal.
Berdasarkan laporan pengamatan, gempa tektonik jauh tersebut memiliki amplitudo 3 milimeter dengan durasi 135 detik. Sementara itu, selisih waktu kedatangan gelombang S dan P tidak terbaca.
Dari sisi visual, Gunung Kelud terpantau jelas hingga tertutup kabut dengan tingkat 0–I. Tidak teramati adanya asap kawah.
Air danau kawah terlihat berwarna hijau dengan bualan air yang teramati samar-samar. Suhu air danau kawah tercatat 29,07 derajat Celsius, naik dari 28,90 derajat Celsius pada pengamatan sehari sebelumnya.
Cuaca di sekitar gunung terpantau berawan hingga mendung. Angin bertiup dengan intensitas lemah hingga kencang ke arah timur laut, barat daya, dan barat.
Suhu udara berkisar 20–29 derajat Celsius dengan kelembapan 68–92 persen.
Meski aktivitas Gunung Kelud masih berstatus Level I atau Normal, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer.



