Ini Kata Vulkanologi Terkait Status Terkini Gunung Kelud

JP Radar Kediri – Hujan mengguyur kawasan Gunung Kelud dalam pengamatan Minggu (25/10). Curah hujan yang tercatat di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud mencapai 7,02 milimeter per hari.
Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat dan penambang yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak gunung. Mereka diimbau mewaspadai potensi lahar yang dapat terjadi ketika hujan mengguyur kawasan tersebut.
Berdasarkan laporan PGA Kelud periode pengamatan pukul 00.00–24.00 WIB, cuaca di sekitar gunung terpantau cerah, berawan, mendung, hingga hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah tenggara, selatan, dan barat daya.
Suhu udara berkisar 20–29 derajat Celsius dengan kelembapan 66–95 persen.
Dari sisi kegempaan, petugas mencatat tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 1,5–9 milimeter. Gempa tersebut memiliki durasi 230–675 detik.
Sementara itu, pengamatan visual menunjukkan kondisi Gunung Kelud terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan tingkat 0–I. Tidak teramati adanya asap kawah.
Pantauan melalui kamera CCTV juga menunjukkan danau kawah terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan tingkat 0–II. Saat kondisi cerah, air danau terlihat berwarna hijau dengan bualan air yang teramati samar-samar.
Suhu air danau kawah tercatat 28,90 derajat Celsius.
Meski hujan mengguyur kawasan gunung, tingkat aktivitas Gunung Kelud masih berada pada Level I atau Normal.



