Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem, BMKG Kediri Sebut Memasuki Peralihan Musim

M
MENDUNG GELAP: Seorang pengendara motor melewati Jembatan Jongbiru. Cuaca ekstrem, warga diminta selalu waspada.
MENDUNG GELAP: Seorang pengendara motor melewati Jembatan Jongbiru. Cuaca ekstrem, warga diminta selalu waspada.

Advertisement

 

KEDIRI, JP Radar Kediri– Langit mendung yang menyelimuti wilayah Kediri dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan kabut atau asap. Melainkan tutupan awan. Kondisi tersebut berkaitan dengan aktifnya sejumlah fenomena atmosfer yang turut memicu potensi hujan dalam tiga hari ke depan.

Ketua Tim Kerja Meteorologi Publik BMKG Dhoho Kediri Satria Kridha Nugraha mengatakan, potensi hujan tersebut belum terjadi secara merata dan diperkirakan berdurasi singkat. “Tiga hari ini ada potensi hujan meskipun belum merata, dan durasinya tidak lama,” ujarnya.

Advertisement

Menurut Satria, kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi sejumlah fenomena, di antaranya Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Kelvin yang sedang aktif. Selain itu, pengaruh monsun Australia mulai melemah. Sehingga mendukung perubahan kondisi cuaca di wilayah Kediri.

“Sudah masuk (masa peralihan musim),” jelas Satria. Mendung yang berlangsung sejak pagi juga membuat udara terasa lebih pengap meskipun matahari tidak terlihat terik. Dia menjelaskan, tutupan awan membuat panas yang terperangkap di permukaan bumi tidak mudah terlepas ke atmosfer. Sehingga kondisi udara terasa gerah.

Advertisement

Di sisi lain, masa peralihan musim juga ditandai dengan perubahan cuaca yang dapat terjadi scara tiba-tiba. Masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem, mulai hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang, petir, hujan es, hingga puting beliung.

“Kami imbau masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang, hujan es, dan puting beliung. Selain itu, kami imbau untuk menjaga kesehatan karena perubahan cuaca yang cukup tinggi,” pungkasnya (sad/tar)

 

Advertisement
Editor : Andhika Attar Anindita

Artikel Terkait

Cuaca Ekstrem Nihil hingga 20 Oktober, Warga Kediri Raya Tetap Diminta Waspadai Kebakaran Lahan

Cuaca Ekstrem Nihil hingga 20 Oktober, Warga Kediri Raya Tetap Diminta Waspadai Kebakaran Lahan

Potensi hujan petir dan angin kencang juga tercatat nihil selama periode tersebut.

Angin Kencang Meluas di 9 Wilayah Jatim, ini Prediksi Cuaca Sampai 18 Oktober

Angin Kencang Meluas di 9 Wilayah Jatim, ini Prediksi Cuaca Sampai 18 Oktober

Di sisi lain, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat maupun hujan sangat lebat hingga ekstrem masih nihil selama periode 16–18 Oktober 2026.

Potensi Cuaca Ekstrem Masih Nihil di Kediri Raya Sampai 14 Oktober, Warga Diimbau Waspadai Kebakaran

Potensi Cuaca Ekstrem Masih Nihil di Kediri Raya Sampai 14 Oktober, Warga Diimbau Waspadai Kebakaran

Potensi hujan petir dan angin kencang juga nihil selama periode tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer