Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Titik Panas Terdeteksi di Kediri Raya: Warga Diminta Waspada Potensi Karhutla, Begini Dampaknya

M
Ilustrasi kebakaran lahan.
Ilustrasi kebakaran lahan.

Advertisement

Radar Kediri – Pantauan Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri menunjukkan masih terdapat sejumlah titik panas (hotspot) di wilayah Kediri Raya. Data yang dirilis untuk 9 Agustus 2026 mencatat sedikitnya 9 titik panas tersebar di sejumlah wilayah.

Rinciannya, Kabupaten Blitar tiga titik, Kabupaten Kediri dua titik, Nganjuk dua titik, Kota Kediri satu titik, dan Tulungagung satu titik.

 Sementara itu, Kota Blitar dan Trenggalek masing-masing nihil titik panas dalam pantauan tersebut.

Advertisement

Kemunculan titik panas menjadi perhatian di tengah kondisi musim kemarau. Terlebih, cuaca yang cenderung kering dapat membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar apabila terdapat sumber api.

Bukan Berarti Pasti Ada Kebakaran

Meski demikian, titik panas tidak selalu berarti sedang terjadi kebakaran hutan atau lahan. Hotspot merupakan lokasi yang terdeteksi memiliki kondisi suhu permukaan relatif tinggi oleh sensor satelit pada waktu dan lokasi tertentu.

Advertisement

Karena itu, titik panas lebih tepat dipahami sebagai indikator awal yang perlu ditindaklanjuti, bukan bukti tunggal bahwa kebakaran sedang berlangsung.

Tingkat kepercayaan hasil deteksi juga berbeda-beda. Semakin tinggi tingkat kepercayaan, semakin besar kemungkinan anomali panas tersebut berkaitan dengan objek yang memiliki suhu tinggi. Namun, kondisi di lapangan tetap diperlukan untuk memastikan apakah titik tersebut benar-benar merupakan kebakaran.

Bisa Berdampak pada Lingkungan dan Kesehatan

Jika titik panas ternyata berkaitan dengan kebakaran lahan, dampaknya bisa meluas. Api dapat merusak vegetasi, lahan pertanian maupun kawasan hutan. Asap yang dihasilkan juga berpotensi mengganggu jarak pandang dan menurunkan kualitas udara.

Advertisement
Editor : Mahfud
Sumber : Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri – BMKG., Radar Kediri

Artikel Terkait

Puncak Kemarau Agustus ini: Awas Bencana Kekeringan!

Puncak Kemarau Agustus ini: Awas Bencana Kekeringan!

Memasuki November, hujan mulai diperkirakan turun. Meski belum merata di seluruh wilayah dengan kisaran curah hujan sekitar 50–100 milimeter per bulan

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kabupaten Kediri, Kemarau Sudah Usai? Begini Kata BMKG

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kabupaten Kediri, Kemarau Sudah Usai? Begini Kata BMKG

Menurut BMKG, hujan yang terjadi saat ini merupakan fenomena yang masih tergolong wajar.

Sehari Damkar Kabupaten Kediri Tangani 11 Kebakaran: Mayoritas Dipicu Kelalaian Manusia, Warga Diminta Lebih Waspada Saat Kemarau

Sehari Damkar Kabupaten Kediri Tangani 11 Kebakaran: Mayoritas Dipicu Kelalaian Manusia, Warga Diminta Lebih Waspada Saat Kemarau

Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Kepung, Pare, Banyakan, Plosoklaten, Semen, Ngancar, Kandat, Papar, dan Pagu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer