Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dandim Beber Progres Koperasi Merah Putih di Kediri, Targetkan Pembangunan KDMP Selesai April

D
Penulis: Diana Yunita Sari❯

Suasana konferensi video pelaporan progres pembangunan KDMP KKMP di Kabupaten dan Kota Kediri
Suasana konferensi video pelaporan progres pembangunan KDMP KKMP di Kabupaten dan Kota Kediri


Advertisement

JP Radar Kediri - Markas Besar (Mabes) TNI memantau progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Kemarin, Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah mengajak pejabat forkopimda Kota dan Kabupaten Kediri untuk rapat online dengan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Menyimak penjelasan Wakil Panglima dari KDMP Desa Nambaan, Ngasem, Dhavid mengajak Bupati Hanindhito Himawan Pramana, Wali Kota Vinanda Prameswati.

Advertisement

Kemudian, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, dan Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim dalam satu meja.

 Di depan Tandyo, Dhavid menuturkan, dari total 390 desa dan kelurahan di wilayah Kodim 0809 Kediri, ada 53 lokasi KDMP dan KKMP yang belum terbangun. “Kami koordinasikan dengan pimpinan daerah (pembangunannya),” ungkap Dhavid.

Untuk membangun ratusan unit KDMP dan KKMP, lanjut Dhavid, kodim mengelola anggaran sebesar Rp 213,2 miliar.

Advertisement

Dari ratusan target pembangunan koperasi merah putih, menurutnya ada 24 titik yang pembangunannya mencapai target. Yakni, bisa terealisasi 100 persen dalam waktu 86 hari.

 Kendala apa yang membuat pembangunan koperasi merah putih belum selesai? Dhavid menyebut, di Kota Kediri baru tiga lokasi yang sudah terbangun. Adapun 43 lainnya masih dalam proses. 

Pembangunan di puluhan titik itu terkendala beberapa hal. Misalnya, di 12 kelurahan hanya punya aset berupa ruko dan perumahan.

Lahan yang tersedia merupakan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B), dan serta lahan baku sawah (LBS).

“Kami berupaya terus berkoordinasi dengan dinas di kota dan mengajukan izin pemanfaatan lahan milik pemerintah kota maupun provinsi,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Kabupaten Kediri, dari total 344 desa dan kelurahan, ada 329 unit yang sudah terbangun.

Enam desa lainnya dalam proses siap bangun. Kemudian, sembilan desa dalam tahap koordinasi lahan.

Seperti instruksi Mabes TNI, menurut Dhavid pihaknya berupaya melakukan percepatan pembangunan KDMP dan KKMP.

Mereka menargetkan pembangunan koperasi yang jadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu bisa selesai April nanti.

“Kami targetkan bisa selesai Maret atau April tahun ini,” paparnya berterima kasih kepada pemerintah daerah yang mendukung realisasinya.

 Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri Santoso mengatakan, sembilan KDMP yang belum terbangun itu karena terkendala lahan. Mulai dari kebutuhan papras tebing, hingga pemerataan lahan yang signifikan.

 Selebihnya, ada lahan yang statusnya milik Perhutani, PTPN, dan beberapa kendala lainnya. “Hari ini (3/3) sudah dirapatkan, dipimpin Pak Sekda (Sekda M. Solikin). Sudah ada solusi,” bebernya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kapolres Kediri Turun ke Jalan dalam Operasi Patuh Semeru! Utamakan Edukasi bagi Pengendara

Kesadaran tertib berlalu lintas masih menjadi pekerjaan rumah.

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

Dua Cagar Alam Aman dari Karhutla, BKSDA Kediri Lakukan Mitigasi

BKSDA memastikan kawasan konservasi di Kabupaten Kediri masih aman dari kebakaran. Kondisi flora dan fauna yang dilindungi di dalamnya juga terpantau aman.

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

PHRI Sebut Okupansi Hotel dan Restoran Kediri Aman di Tengah Lesunya Ekonomi

Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, tingkat okupansi hotel di Kabupaten Kediri disebut masih cukup terjaga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer