KEDIRI, JP Radar Kediri- Konvoi rombongan perguruan silat di beberapa titik di wilayah Kabupaten Kediri, Minggu malam (23/7), meresahkan warga. Agar tidak terjadi kericuhan, tim gabungan Polres Kediri, TNI, dan satpol PP patroli dan menyekat jalur di beberapa titik.
Muhaimin, 55, warga Desa Bangkok, Kecamatan Gurah merasa terganggu dengan suara sentekan motor yang timbul dari konvoi itu. “Suarane nggar ngger nggar ngger mbribeki kuping (suaranya motor berisik di telinga),” sebut laki-laki umur kepala lima itu sembari menyebut tidurnya terganggu karena suara tersebut.
Tidak hanya Muhaimin, warga lainnya, Widyawati, 24, juga merasa terganggu dengan konvoi tesebut. Selain terganggu bisingnya suara motor, dia mengaku, takut dengan rombongan konvoi itu. Terlebih akhir-akhir ini banyak terjadi rombongan remaja yang sengaja bertindak onar sehingga meresahkan warga. “Takut, eberapa waktu lalu kan juga terjadi kericuhan itu,” jelasnya.
Sementara itu, dalam mengatasi adanya rombongan konvoi, Kasatsamapta Polres Kediri Agus Sudarjanto menyatakan, tim gabungan melakukan penyekatan di berbagai titik, khususnya di perbatasan Kabupaten Kediri.
“Saya ikut kawal paling terakhir sampai perbatasan nganjuk pukul 04.30. Peneyakatan di mana-mana dibantu dengan perkuatan Brimob,” jelasnya.
Walaupun aksi konvoi itu meresahkan warga akibat kebisingannya, Agus menyebut, tidak terjadi keonaran dari adanya kegiatan itu. “Alhamdulillah aman, berkat kesiapan maupun kesigapan petugas dalam merespons setiap gerakan massa,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah