Burung Indigo Village memang belum sepopuler murai atau lovebird, namun beberapa tahun terakhir namanya mulai muncul di komunitas pecinta burung eksotis. Warnanya yang mengkilap seperti logam dan suara khasnya membuat banyak orang penasaran, termasuk soal berapa sih harga burung ini di Indonesia.
Karena bukan burung asli Nusantara, harga Indigo Village tentu berbeda dibandingkan burung lokal. Kamu mungkin akan menemukan selisih harga yang cukup jauh, tergantung siapa penjualnya dan dari mana burung tersebut datangkan. Namun secara umum, burung ini termasuk kelas premium di pasar burung hias.
Baca Juga: Cara Merawat Kenari di Musim Penghujan, Tetap Sehat, Tetap Gacor, Tanpa Drama
Di beberapa pasar dan komunitas kicau, harga burung Indigo Village rata-rata berada di kisaran Rp 2 juta per ekor. Angka ini berdasarkan beberapa listing aktif yang muncul dari penjual yang menawarkan burung impor Afrika. Harga tersebut biasanya untuk burung kondisi sehat, aktif, dan siap rawat.
Kalau kamu mencari yang sudah jinak atau sudah mulai mau bunyi, harga bisa sedikit lebih tinggi. Biasanya burung yang sudah beradaptasi dan tidak mudah stres akan dihargai lebih mahal karena tingkat keberhasilannya lebih terjamin ketika berpindah tangan ke pemilik baru.
Baca Juga: Vitamin Ampuh Bikin Trucukan Tetap Gacor di Musim Hujan
Untuk burung yang masih sangat muda atau baru tiba dari importir, harganya bisa lebih rendah. Namun risikonya juga lebih besar, terutama untuk masalah adaptasi dan kesehatan. Jadi kalau kamu baru pertama kali memelihara burung eksotis, lebih baik memilih burung yang sudah beradaptasi dan stabil di perawatan harian.
Beberapa penjual juga menawarkan pasangan jantan dan betina. Harga sepasang biasanya bisa mulai dari Rp 3,5 juta sampai Rp 4 juta, tergantung kondisi dan usia burungnya. Jika tujuanmu adalah koleksi, pasangan seperti ini bisa jadi pilihan yang lebih menarik.
Baca Juga: Solusi Mengatasi Kandang Ayam yang di Perkotaan dan PAdat Penduduk
Namun perlu dipahami juga bahwa harga Indigo Village dapat berubah sewaktu-waktu. Faktor seperti kelangkaan stok, biaya impor, dan kebutuhan dokumen legal dapat mempengaruhi harga pasar. Saat stok masuk sedikit, biasanya harga langsung naik karena permintaan tetap ada.
Yang tidak kalah penting, sebagai burung non-lokal, setiap pembelian harus memperhatikan legalitas. Pastikan burung yang kamu beli memang masuk melalui jalur resmi, punya dokumen lengkap, dan dijual oleh penjual yang terpercaya. Ini penting agar kamu tidak menghadapi masalah di kemudian hari.
Baca Juga: Punya Lahan Sempit tapi Ingin Beternak? Konsep Kandang Ayam Umbaran Jadi Solusinya
Di pasar burung offline, khususnya yang menjual burung impor, harga Indigo Village terkadang bisa sedikit berbeda. Ada yang menjual lebih murah, ada pula yang lebih mahal tergantung reputasi tokonya dan kondisi burungnya. Jadi selalu bandingkan harga sebelum membeli.
Pembeli yang ingin harga lebih terjangkau biasanya mencari keadaan “rawatan dari importir”. Tapi kembali lagi, kamu perlu memeriksa kondisi burung dengan teliti. Pastikan bulu tidak kusam, mata cerah, dan burung terlihat aktif. Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa burung dalam kondisi sehat.
Baca Juga: Burung Kicauan Loyo Saat Musim Hujan? Tenang, Begini Cara Bikin Mereka Semangat Lagi!
Jika kamu ingin memelihara burung dengan tampilan eksotis dan warna yang benar-benar mencolok, Indigo Village memang masuk kategori yang sangat menarik. Harga sekitar dua juta terasa masuk akal mengingat burung ini tidak bisa didapat secara sembarangan dan tidak terdapat di alam Indonesia.
Dari sisi perawatan, biaya hariannya tidak terlalu mahal. Mereka memakan biji-bijian seperti burung finch pada umumnya, sehingga tidak membutuhkan pakan yang super mahal. Ini yang membuat banyak orang merasa harga awalnya saja yang tinggi, tetapi biaya perawatannya relatif ringan.
Baca Juga: Kenari Yorkshire, si Raksasa Elegan yang Selalu Jadi Primadona Para Penghobi
Jika kamu menemukan harga yang terlalu jauh di bawah standar, berhati-hatilah. Bisa jadi burung dalam kondisi stres, kurang sehat, atau tidak melalui jalur masuk yang jelas. Pilih penjual yang mau menunjukkan video kondisi burung, bukan sekadar foto.
Secara keseluruhan, burung Indigo Village berada dalam kategori burung hias premium dengan harga yang masih cukup terjangkau jika dibandingkan burung eksotis lain dari luar negeri. Penampilannya unik, suaranya khas, dan nilai koleksinya tinggi.
Baca Juga: Jurus Ampuh Bikin Sepah Raja Gacor Parah di Musim Hujan
Jadi kalau kamu memang menyukai burung dengan karakter visual yang kuat dan agak berbeda dari kebanyakan burung finch yang ada di Indonesia, Indigo Village adalah pilihan yang layak kamu renungkan. Harganya memang tidak murah, tapi sebanding dengan keunikan yang ditawarkan.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian